MKD Tak Bisa Desak Mundur Anggota DPR

Rabu, 18 November 2015 - 18:42 WIB
MKD Tak Bisa Desak Mundur...
MKD Tak Bisa Desak Mundur Anggota DPR
A A A
JAKARTA - Kasus dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah ditangani Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Kasus itu masuk ke MKD atas pelaporan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. Ketua DPR Setya Novanto disebtu sebut sebagai pihak yang dilaporkan oleh Sudirman.

Seiring mencuatnya kasus tersebut, wacana pergantian atau kocok ulang pemimpin DPR pun muncul. (Baca juga: Usul Kocok Ulang Pemimpin DPR Muncul di Tengah Kasus Catut Nama)

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Junimart Girsang mengungkapkan MKD tidak bisa memberikan rekomendasi terkait desakan banyak pihak yang meminta agar teradu atau yang dilaporkan, mundur sementara dari jabatannya.

Junimart mengatakan, Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) dan Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2015, tidak mengatur mengenai masalah tersebut.

"Ini kembali pada tanggung jawab moral masing-masing. Kita juga tidak bisa menyuruh, menganjurkan, melarang, atau bagaimana kembali kepada para pihak mengenai hal itu," ujar Junimart di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Dia menjelaskan, UU juga tidak mengatur seandainya yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan pemeriksaan MKD.

"Yang diatur pemanggilan saksi kalau tidak mau datang, yaitu panggil paksa. Kalau teradu tidak ada," sambungnya. (Baca juga: MKD Jangan Jadikan Kasus Setya Novanto Panggung Politik)

Kendati demikian, Junimart menegaskan segera melakukan pemanggilan tergadap saksi-saksi apabila MKD telah melakukan verifikasi dan saksi dinyatakan siap untuk diperiksa.

"Pertama akan panggil teradu, saya tidak sebut nama karena belum menjadi hasil akhir dari verifikasi," katanya.


PILIHAN:

Kementerian ESDM Serahkan Rekaman Pencatutan Nama Jokowi ke MKD
(dam)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved