Usul Kocok Ulang Pemimpin DPR Muncul di Tengah Kasus Catut Nama

Selasa, 17 November 2015 - 20:09 WIB
Usul Kocok Ulang Pemimpin...
Usul Kocok Ulang Pemimpin DPR Muncul di Tengah Kasus Catut Nama
A A A
JAKARTA - Wacana kocok ulang pemimpin DPR muncul di tengah kehebohan kasus dugaan pencatutan nama Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Anggota Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Akbar Faizal menilai kasus pencatutan nama Jokowi-JK ini mengganggu kelembagaan DPR. "Secara kelembagaan sudah mengganggu," ujar Akbar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Dia pun mewacanakan agar kursi pemimpin DPR dikocok ulang beserta alat kelengkapan Dewan lainnya. (Baca juga: Sudirman Said Dinilai Lakukan Akrobatik Politik Pencitraan)

Menurut dia, langkah tersebut untuk menjaga muruah DPR yang seharusnya bisa menjadi wakil rakyat.

"Ini saatnya bagi kita untuk mengambil sikap, merevisi atau kocok ulang, meninjau ulang porsi kepemimpinan DPR, termasuk di alat kelengkapan yang lain," ucap Akbar.

Dia mengatakan, DPR seharusnya bisa berjalan beriringan dengan pemerintah. Menurut dia, saat ini pemerintah sedang berusaha bekerja lebih baik dari pemerintahan sebelumnya dengan melakukan langkah-langkah yang menguntungkan negara.

"DPR harus mengimbangi upaya pemerintah, upaya istana yang sedang coba perbaiki performa. DPR juga harus berusaha untuk itu," kata Akbar.


PILIHAN:

Sambangi KPK, Eks Wakapolri Laporkan Ketua KONI
(dam)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved