MPR Minta Menteri ESDM Jangan Omong Kosong
Kamis, 12 November 2015 - 13:44 WIB
MPR Minta Menteri ESDM Jangan Omong Kosong
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said diminta segera mengungkap siapa politikus yang disebut-sebut mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengingatkan, pengungkapan ini penting agar Sudirman Said tidak dituduh balik sekadar omong kosong.
"‎Sudirman itu jangan banyak omong, kalau berani ngomong saja siapa," ujar Oesman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2015).
Dia mengingatkan, Sudirman Said sebagai pejabat negara harusnya lebih behati-hati dalam berbicara ke publik. "Kalau enggak bisa buktikan, dia yang akan jadi biang kerok," tandasnya.
Sementara itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Refrizal dalam surat terbukanya juga meminta Sudirman Said segera mengungkap nama yang dimaksud diduga ada mafia dalam perpanjangan kontrak antara pemerintah dengan PT Freeport.
"Saya harap bapak segera menyampaikan atau mengumumkan ke publik nama-nama politisi yang menjadi mafia di PT Freeport," ucapnya.
Anggota Komisi VI DPR ini juga mendesak Sudirman Said berani mengungkap tudingannya terkait adanya mafia yang berada di anak perusahaan Pertamina mengatur soal pembelian minyak, yakni PT Petral. "Jangan hanya ngomong doang, tanpa menyebut nama?" ketusnya.
Baca: Tanggapan Sudirman Soal Tuduhan Mafia Migas SBY.
Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengingatkan, pengungkapan ini penting agar Sudirman Said tidak dituduh balik sekadar omong kosong.
"‎Sudirman itu jangan banyak omong, kalau berani ngomong saja siapa," ujar Oesman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2015).
Dia mengingatkan, Sudirman Said sebagai pejabat negara harusnya lebih behati-hati dalam berbicara ke publik. "Kalau enggak bisa buktikan, dia yang akan jadi biang kerok," tandasnya.
Sementara itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Refrizal dalam surat terbukanya juga meminta Sudirman Said segera mengungkap nama yang dimaksud diduga ada mafia dalam perpanjangan kontrak antara pemerintah dengan PT Freeport.
"Saya harap bapak segera menyampaikan atau mengumumkan ke publik nama-nama politisi yang menjadi mafia di PT Freeport," ucapnya.
Anggota Komisi VI DPR ini juga mendesak Sudirman Said berani mengungkap tudingannya terkait adanya mafia yang berada di anak perusahaan Pertamina mengatur soal pembelian minyak, yakni PT Petral. "Jangan hanya ngomong doang, tanpa menyebut nama?" ketusnya.
Baca: Tanggapan Sudirman Soal Tuduhan Mafia Migas SBY.
(kur)