Gerindra: Jokowi Harus Berani Keluar dari Tekanan Parpol

Jum'at, 06 November 2015 - 13:31 WIB
Gerindra: Jokowi Harus...
Gerindra: Jokowi Harus Berani Keluar dari Tekanan Parpol
A A A
JAKARTA - Kinerja Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), khususnya pada bidang ekonomi, hukum, dan politik dipertanyakan.

Untuk memperbaiki kinerja, Presiden Jokowi dinilai sudah saatnya kembali melakukan reshuffle atau perombakan kabinet.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, faktanya komposisi kabinet tidak sesuai harapan masyarakat.

Dia mengungkapkan, Jokowi pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 pernah menjanjikan membentuk kabinet yang baik, profesional, mumpuni. Bahkan, sambung dia, Jokowi pernah berjanji untuk membentuk kabinet ramping.

"Kabinet yang ada juga tidak diisi orang profesional, banyak kader-kader partai mengisi jabatan yang ada. Kami merekomendasikan sudah saatnya Presiden segera melakukan reshuffle jilid II," ujar Riza di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2015).

Menurut dia, banyak fakta yang menunjukkan kelemahan kinerja kabinet. "Kinerjanyanya tidak efektif, penerimaan pajak, penyerapan anggaran, penerimaan impor menurun, angka pengangguran, kemiskinan meningkat," ungkap Riza.

Dia menilai permasalahan tersebut tidak bisa dibiarkan tapi harus segera diselesaikan secara konkret.

Riza juga menyoroti koordinasi antaranggota kabinet yang belum berjalan baik. Bahkan dinilainya sampai saat ini belum ada koordinasi yang baik antara presiden dan kementerian. Begitu juga koordinasi antarkementerian.

"Satu tahun terlalu lama untuk mengoordinasikan kerja antarmenteri. Itu waktu yang terlalu mahal dan lama. Tapi belum juga terlihat koordinasi yang baik. Bahkan menimbulkan kegaduhan di kabinet," tutur Riza.

Riza enggan menyebut menteri atau anggota kabinet yang seharusnya diganti oleh presiden. Menurut dia, masyarakat pun menilai bidang ekonomi dan hukum yang paling disorot.

"Sudah jelas ekonomi, hukum. Presiden harus berani keluar dari tekanan parpol. Presiden harus berani belajar bahwa rakyat menginginkan kabinet yang profesional. Kami Gerindra tetap ingin berada di luar pemerintahan," tutur Riza.


PILIHAN:


Ajukan PK, Kubu Agung Laksono Dinilai Ngeyel
(dam)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved