PAN Klaim Sebentar Lagi Akan Ada Reshuffle Jilid II
Selasa, 03 November 2015 - 14:47 WIB
PAN Klaim Sebentar Lagi Akan Ada Reshuffle Jilid II
A
A
A
JAKARTA - Pembicaraan terkait reshuffle atau perombakan kabinet semakin mencuat. Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR Yandri Susanto mengungkapkan, reshuffle akan terjadi pada satu sampai dua bulan ke depan.
"Kalau reshuffle bisa jadi memang, ya pertengahan November atau selesai pilkada," ujar Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11/2015).
Hal itu dikatakan Yandri lantaran, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan nanti malam akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan, akan banyak yang dibahas dalam pertemuan tersebut salah satunya terkait reshuffle.
"Entar malem ketemu Jokowi jam 8.00 WIB. Banyak dibahas. Salah satunya
Perkembangan kekinian," ucap Yandri.
Pertemuan yang dilakukan Jokowi dan Zulkifli adalah untuk makan malam bersama Presiden Finlandia. Namun Yandri tak menampik jika pembahasan reshuffle juga dilakukan keduanya.
"Saya tidak tahu, tapi kalau mereka berdua ketemu kan bebas saja, mungkin ada pembicaraan lain. Sebagai Ketua MPR biasa kalau ketemu menyinggung-nyinggung yang lain biasa," tutur Yandri.
Pilihan:
Dialog Jokowi di Amerika Jadi Guyonan Netizen
DPR Minta Surat Edaran Hate Speech Disosialisasikan Secara Masif
"Kalau reshuffle bisa jadi memang, ya pertengahan November atau selesai pilkada," ujar Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11/2015).
Hal itu dikatakan Yandri lantaran, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan nanti malam akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan, akan banyak yang dibahas dalam pertemuan tersebut salah satunya terkait reshuffle.
"Entar malem ketemu Jokowi jam 8.00 WIB. Banyak dibahas. Salah satunya
Perkembangan kekinian," ucap Yandri.
Pertemuan yang dilakukan Jokowi dan Zulkifli adalah untuk makan malam bersama Presiden Finlandia. Namun Yandri tak menampik jika pembahasan reshuffle juga dilakukan keduanya.
"Saya tidak tahu, tapi kalau mereka berdua ketemu kan bebas saja, mungkin ada pembicaraan lain. Sebagai Ketua MPR biasa kalau ketemu menyinggung-nyinggung yang lain biasa," tutur Yandri.
Pilihan:
Dialog Jokowi di Amerika Jadi Guyonan Netizen
DPR Minta Surat Edaran Hate Speech Disosialisasikan Secara Masif
(maf)