Eks Dirjen Otda Ungkap Berbagai Persoalan Birokrasi Daerah

Kamis, 29 Oktober 2015 - 20:26 WIB
Eks Dirjen Otda Ungkap...
Eks Dirjen Otda Ungkap Berbagai Persoalan Birokrasi Daerah
A A A
JAKARTA - Pakar Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan ‎mengungkapkan berbagai persoalan yang terjadi dalam birokrasi di sejumlah daerah. Pertama, birokrasi yang terlibat politik praktis.

Kedua, birokrasi yang cenderung tidak netral dan kurang profesional akibat berafiliasi dengan suatu partai politik secara terselubung.

"‎Yang ketiga, birokrasi kita di banyak tempat juga terseret‎ kasus-kasus hukum, akibat kepala daerahnya kena kasus hukum, yang mengeksekusi kebijakan," ujar Djohermansyah dalam acara dialog di Hotel Grand Sahid Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Acara dialog itu hasil kerja sama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan SINDO Weekly.‎ Lalu, yang keempat, adanya faksi-faksi atau kubu-kubu di dalam birokrasi. Dia mencontohkan, semisal antara gubernur dengan Wakilnya pecah kongsi, ada birokrasi yang pro ke Gubernur dan Wakil Gubernur.‎

"Atau ada yang (Partai) merah, ada yang ambil kuning, nah itu repot sekali kalau birokrasi main kubu-kubuan dan blok-blokan, bisa enggak jalan itu program-program," tuturnya.

Selain itu, kata dia, ada kecenderungan birokrasi daerah gamang melaksanakan program. Karena takut dikriminalisasi oleh penegak hukum atas kebijakannya.

"Itu yang saya amati, sehingga membuat kinerja menjadi terseok-seok jalannya," ungkap yang juga mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri itu.

Yang terakhir, lanjut dia, adanya birokrasi yang tidak nyaman karena setiap saat bisa diganti atau dimutasi oleh kepala daerahnya secara subjektif.

"Secara keseluruhan, saya melihat birokrasi kita tidak nyaman, tidak tenang, tidak tenteram, dalam menjalankan tugas-tugas profesionalitasnya sekarang, diganggu dengan berbagai kepentingan dan leadhership yang kurang bagus dari kepala daerah‎," pungkasnya.

PILIHAN:
ICW Kritik Rotasi Pejabat Eselon I Kejagung

Rio Capella Bisa Amankan Kasus Bansos Dinilai Manuver Gatot
(kri)
Berita Terkait
Reformasi Birokrasi...
Reformasi Birokrasi Jadi Fondasi Penguatan Negara, SAKIP dan ZI Dorong Kinerja Berdampak
Sekjen KLHK Sebut Menjadi...
Sekjen KLHK Sebut Menjadi Birokrat Harus Punya Integritas dan Moral
Kemendagri Sebut 232...
Kemendagri Sebut 232 Daerah Telah Usulkan Penyederhanaan Birokrasi
Buntut Mundurnya Dirut...
Buntut Mundurnya Dirut Agrinas, Prabowo Minta Birokrasi Tak Berbelit-Belit
Canangkan Zona Integritas...
Canangkan Zona Integritas WBBM, DJKI Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Wapres Maruf Amin Ingin...
Wapres Ma'ruf Amin Ingin 'Wariskan' Ini di Akhir Masa Pemerintahannya
Berita Terkini
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved