Ajak Romi dkk Gabung, Djan: Perjuangan Kita Masih Panjang!
Jum'at, 23 Oktober 2015 - 06:06 WIB
Ajak Romi dkk Gabung, Djan: Perjuangan Kita Masih Panjang!
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz mengajak M Romahurmuziy (Romi) dkk untuk bergabung.
Ajakan itu menyusul putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta tingkat pertama yang membatalkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pengesahan PPP kubu Romi.
Djan mengajak kubu Romi karena menyadari perjuangan PPP masih panjang untuk menghadapi Pemilihan Umum 2019 mendatang.
"Perjuangan kita mash panjang, target kita 2019 kalau umat Islam mau menyuarakan ingin meneguhkan undang-undang yang cinta umat Islam enggak gampang, kita harus kembalikan kejayaan PPP. Saya percaya ini bisa terjadi," kata Djan dalam Rapat Konsolidasi di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).
Dia meminta agar pengurus PPP di daerah juga ikut menyosialisasikan dan mengajak mereka yang selama ini berbeda pendapat untuk bersatu.
"Perbedaan pendapat itu bukan menyebabkan putusnya hubungan silaturahmi. Semua harus kita rangkul. Saya menginginkan DPW, DPC melakukan itu untuk bersatu," tuturnya.
Djan membantah rapat konsolidasi itu untuk mempublikasikan putusan MA baru saja memenangkan Kasasi di MA.
"Tidak pernah terpikirkan untuk saya mengundang DPP untuk menyampaikan kemenangan, hanya untuk menyampaikan (sosialisasi) Bela Negara," tuturnya.
PILIHAN:
Menag Anggap Hari Santri Salah Satu Amal Jokowi
Ajakan itu menyusul putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta tingkat pertama yang membatalkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pengesahan PPP kubu Romi.
Djan mengajak kubu Romi karena menyadari perjuangan PPP masih panjang untuk menghadapi Pemilihan Umum 2019 mendatang.
"Perjuangan kita mash panjang, target kita 2019 kalau umat Islam mau menyuarakan ingin meneguhkan undang-undang yang cinta umat Islam enggak gampang, kita harus kembalikan kejayaan PPP. Saya percaya ini bisa terjadi," kata Djan dalam Rapat Konsolidasi di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).
Dia meminta agar pengurus PPP di daerah juga ikut menyosialisasikan dan mengajak mereka yang selama ini berbeda pendapat untuk bersatu.
"Perbedaan pendapat itu bukan menyebabkan putusnya hubungan silaturahmi. Semua harus kita rangkul. Saya menginginkan DPW, DPC melakukan itu untuk bersatu," tuturnya.
Djan membantah rapat konsolidasi itu untuk mempublikasikan putusan MA baru saja memenangkan Kasasi di MA.
"Tidak pernah terpikirkan untuk saya mengundang DPP untuk menyampaikan kemenangan, hanya untuk menyampaikan (sosialisasi) Bela Negara," tuturnya.
PILIHAN:
Menag Anggap Hari Santri Salah Satu Amal Jokowi
(dam)