Golkar Minta Pemerintah Perbanyak Lapangan Kerja

Selasa, 20 Oktober 2015 - 14:20 WIB
Golkar Minta Pemerintah...
Golkar Minta Pemerintah Perbanyak Lapangan Kerja
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mendorong pemerintah segera membuat kebijakan penyediaan lapangan kerja di momentum satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Pasalnya, banyaknya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) saat ini berdampak pada meningkatnya angka pengangguran.

Ical, sapaan akrab Aburizal Bakrie mengatakan, berdasarkan monitoring Partai Golkar, masyarakat betul-betul dalam keadaan sulit, harga-harga bahan pokok membumbung tinggi, tetapi pendapatan masyarakat tak meningkat. Bahkan ada banyak buruh yang terkena PHK.

"Karenanya, masyarakat harus mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh dari pemerintah. Kita mengharapkan bahwa kehidupan masyarakat akan lebih makmur ke depan," kata Ical di sela-sela acara bakti sosial di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2015).

Menurut mantan menteri kesejahteraan rakyat era Presiden SBY jilid kedua ini, lapangan kerja saat ini sangat sulit. Di sisi lain, pemerintah justru membuat peraturan yang membuka kran impor tenaga kerja asing (TKA).

Dijelaskannya, bahwa pekerjaan-pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh masyarakat sendiri seharusnya diberikan kepada masyarakat Indonesia. Jangan kemudian karena ada tekanan asing, pekerjaan malah diberikan kepada TKA.

Menurutnya, ada pengecualian apabila tenaga ahli dimana masyarakat kita benar-benar tidak bisa, maka boleh-boleh saja menyewa TKA. "Dalam konteks itu, saya masih menaruh kepercayaan pada Pemerintahan Jokowi untuk memperhatikan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia," katanya.

Selain meminta perhatian pemerintah untuk penyediaan lapangan kerja, Ical juga mengharapkan program-program pemerintah yang benar-benar menyentuh rakyat ini terlaksana dan tepat sasaran.

Atas permasalahan di atas, Ical berharap Pemerintahan Jokowi-JK memberikan perhatian sungguh-sungguh terhadap berbagai persoalan masyarakat Indonesia.

"Dengan visi Nawacita, kami meyakini bahwa pemerintahan Jokowi-JK tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan membuat berbagai peraturan yang memihak pada rakyat," ungkap Ical.

PILIHAN:

Kondisi Politik Hingga Pemberantasan Korupsi Tak Berubah

Satu Tahun Jokowi-JK, MPR Punya Tiga Harapan
(kri)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Lantik...
Presiden Jokowi Lantik 4 Pejabat Negara
Isu Reshuffle Kian Santer,...
Isu Reshuffle Kian Santer, Nama-nama Ini Bakal Masuk Kabinet?
Kecewa Kinerja Menterinya,...
Kecewa Kinerja Menterinya, Resuffle Jadi Pilihan Dilematis Jokowi
Ucapan Jokowi Dinilai...
Ucapan Jokowi Dinilai Keras, Seolah Berkata 'Yang Enggak Beres, Ganti'
Ketegasan Jokowi Dibutuhkan...
Ketegasan Jokowi Dibutuhkan untuk Reshuffle Tanpa Gangguan Parpol
Analis Politik ke Jokowi:...
Analis Politik ke Jokowi: Tak Cukup Menegur, jika Perlu Reshuffle Menteri
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved