Satu Tahun Jokowi-JK, Revolusi Mental Masih Sekadar Jargon
Selasa, 20 Oktober 2015 - 09:45 WIB
Satu Tahun Jokowi-JK, Revolusi Mental Masih Sekadar Jargon
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla genap berusia satu tahun pada hari ini. Dalam usianya yang satu tahun, masih banyak program kerja Kabinet Kerja yang belum menyentuh kebutuhan dan harapan rakyat.
Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran (Unpad) Idil Akbar mengatakan, seharusnya Jokowi-JK tidak sekadar melakukan pembenahan tetapi juga perubahan fundamental.
Apalagi, sambung dia, jargon Pemerintah Jokowi-JK adalah revolusi mental. Dia berharap revolusi mental tidak lagi sekadar jargon tapi sudah diimplementasikan.
"Contohnya soal kabut asap (di Sumatera dan Kalimatan) yang terhitung bulanan masih terjadi dan membuat derita bagi rakyat, tapi Pemerintah seperti tak begitu 'ngeh'," ujar Idil kepada Sindonews, Selasa (20/10/2015).
Dengan sikap pemerintah yang seperti itu, kata dia, penanganan musibah itu terkesan lamban. "Responsivitas terhadap mereka yang terkena dampak juga sangat lambat," sambungnya.
Idil tidak menampik Jokowi-JK telah bekerja selama satu tahun. Namun Idil menilai kinerja pemerintah masih rendah.
"Perlu percepatan dan pergerakan yang lebih mendasar menyasar kebutuhan dan kepentingan rakyat secara langsung," tandas Idil.
PILIHAN:
PDIP Maklumi Ketidakpuasan terhadap Kinerja Jokowi-JK
Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran (Unpad) Idil Akbar mengatakan, seharusnya Jokowi-JK tidak sekadar melakukan pembenahan tetapi juga perubahan fundamental.
Apalagi, sambung dia, jargon Pemerintah Jokowi-JK adalah revolusi mental. Dia berharap revolusi mental tidak lagi sekadar jargon tapi sudah diimplementasikan.
"Contohnya soal kabut asap (di Sumatera dan Kalimatan) yang terhitung bulanan masih terjadi dan membuat derita bagi rakyat, tapi Pemerintah seperti tak begitu 'ngeh'," ujar Idil kepada Sindonews, Selasa (20/10/2015).
Dengan sikap pemerintah yang seperti itu, kata dia, penanganan musibah itu terkesan lamban. "Responsivitas terhadap mereka yang terkena dampak juga sangat lambat," sambungnya.
Idil tidak menampik Jokowi-JK telah bekerja selama satu tahun. Namun Idil menilai kinerja pemerintah masih rendah.
"Perlu percepatan dan pergerakan yang lebih mendasar menyasar kebutuhan dan kepentingan rakyat secara langsung," tandas Idil.
PILIHAN:
PDIP Maklumi Ketidakpuasan terhadap Kinerja Jokowi-JK
(dam)