Satu Tahun Jokowi-JK Gagal Benahi Terkait Lingkungan Hidup

Minggu, 18 Oktober 2015 - 18:31 WIB
Satu Tahun Jokowi-JK...
Satu Tahun Jokowi-JK Gagal Benahi Terkait Lingkungan Hidup
A A A
JAKARTA - Aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Pius Ginting ikut menyoroti satu tahun Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) dalam memberi pelayanan lingkungan hidup sehat kepada masyarakat.

Pius menilai, takarannya sangat mudah untuk menyimpulkan apakah Pemerintah Jokowi-JK tersebut dianggap berhasil dalam memberikan lingkugan hidup sehat kepada masyarakat. Menurutnya, ukurannya adalah menjalankan Pasal 28 Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

"Bagaimana Jokowi jalankan program di Nawacita, bahwa pemerintah akan ambil tindakan hukum tanpa khawatir larinya investor. Pelaksanaan hak untuk lingkungan hidup sehat, dalam satu tahun, belum tercapai baik," ujar Pius saat diskusi rilis survei KedaiKopi bertajuk 'Apa Kata Rakyat Satu Tahun Jokowi-JK?' di Restoran Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2015).

Satu contoh bahwa negara dianggap gagal dalam menjalankan Nawacita terkait pemberian lingkungan hidup sehat seperti kondisi masyarakat yang tinggal di areal Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Di sana kata Pius ribuan masyarakat harus terkena dampaknya terhadap pembangunan PLTU tersebut. "PLTU itu terjadi sepanjang tahun dan belum ada tindakan yang baik. Yang kami sayangkan, Pak Jokowi melakukan ground breaking terbesar Asia Tenggara di Batangan PLTU," ungkapnya.

Selain itu, Pius memandang informasi publik terhadap proyek-proyek pertambangan yang disepakati pemerintah juga dianggap sulit untuk diakses. Sehingga, tak jarang aparatur daerah kerap 'main kucing-kucingan' dengan Kementerian lingkungan Hidup atau pemerintah.

"Pembunuhan aktivis di Lumajang, ini preseden pertama, aparat kepolisian yang terima uang, itu ikut ditangkap. Harusnya pemerintahan Jokowi bisa antisipasi melalui keputusan MK tahun 2010, (di mana) dalam penetapan wilayah pertambangan, harus ada persetujuan warga yang terdampak, yang harus difasilitasi pemerintah," pungkasnya.

Pilihan:

PBB Nilai Setahun Rezim Jokowi-JK Cuma Tebar Pesona
(maf)
Berita Terkait
Jokowi Rapat Kabinet...
Jokowi Rapat Kabinet soal Beras Tanpa 2 Menteri Nasdem
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Rapat Kabinet soal Beras...
Rapat Kabinet soal Beras Tanpa 2 Menteri Nasdem, Ini Kata Jokowi
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Satu Tahun Invasi Rusia...
Satu Tahun Invasi Rusia ke Ukraina, Belum Ada Tanda Akan Damai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved