KPU Targetkan PAW Rio Capella Selesai 5 Hari

Jum'at, 16 Oktober 2015 - 14:24 WIB
KPU Targetkan PAW Rio...
KPU Targetkan PAW Rio Capella Selesai 5 Hari
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan Pergantian Antar Waktu (PAW) Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella akan selesai dalam waktu lima hari.

KPU saat ini masih menunggu surat resmi dari pemimpin DPR terkait klarifikasi pengunduran diri salah satu anggota Komisi III DPR tersebut.

"Pada dasarnya kalau PAW itu kami akan menerima surat dari pimpinan dewan (dalam hal ini kalau kasus Rio Capella adalah pimpinan DPR), maka ketua DPR tulis surat. Jadi kami akan proses saja segera, tidak terlalu sulit, tidak terhambat," ujar Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay ditemui di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Sebelumnya dalam konferensi pers di DPP Partai NasDem Kamis 15 Oktober 2015, yang bersangkutan menyatakan pengunduran diri dari jabatannya di partai dan DPR. Adapun surat pengunduran diri akan disampaikan pada Senin 19 Oktober 2015 ke pemimpin dewan untuk selanjutnya pemimpin akan menyerahkan surat klarifikasi ke KPU untuk menentukan penggantinya.

"Dan itu tinggal buka dokumen hasil pemilu. Di dapil yang sama, perolehan terbanyak selanjutnya dan partai yang sama," tuturnya.

Hadar melihat dalam kasus Rio Capella, yang bersangkutan menyatakan pengunduran dirinya secara sukarela dan direstui oleh partainya. Sehingga tidak ada sengketa apapun dalam menindaklanjuti berkas administrasinya.

"Yang agak terhambat kalau ada pemberhentian oleh parpol, sementara parpol pengurusnya ganda, bersengketa. Itu sulit mana yang berhak memberhentikan dia," jelas Hadar.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil pemilu legislatif (Plieg) silam, Patrice Rio Capella berada dalam Dapil Bengkulu. Pria kelahiran Lebong itu mendapat 86.405 suara. Adapun calon legislatif (Caleg) yang mendapat suara terbanyak kedua di Partai Nasdem adalah Anarulita Muchtar dengan 10.956 suara.

PILIHAN:
Perindo Utus 2 Kadernya ke Acara Konferensi Internasional

Jaksa Agung Didesak Dicopot, Luhut: Evaluasi Domain Presiden
(kri)
Berita Terkait
PKS, PD, Nasdem Tak...
PKS, PD, Nasdem Tak Masuk Daftar Undangan, PAN: Yang Diundang Atas Restu Presiden
Koalisi Interdependen...
Koalisi Interdependen Miliki Peluang Besar Usung Anies Baswedan
Momen Akrab AHY Sambut...
Momen Akrab AHY Sambut Surya Paloh di Markas Demokrat
Disebut Dukung Moeldoko...
Disebut Dukung Moeldoko Jadi Capres 2024, NasDem: Pada Kurang Gizi Nih
Pengamat Nilai Koalisi...
Pengamat Nilai Koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS Sulit Terwujud, Cawapres Jadi Ganjalan
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved