Ini Strategi Fraksi Partai Demokrat Perkuat KPK

Senin, 12 Oktober 2015 - 12:38 WIB
Ini Strategi Fraksi...
Ini Strategi Fraksi Partai Demokrat Perkuat KPK
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Demokrat tidak setuju jika revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) yang diusulkan oleh enam fraksi di DPR memperlemah keberadaan KPK sebagai institusi pemberantasan korupsi.

Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, fraksinya telah menyiapkan strategi untuk memperkuat KPK. Dia mengaku, fraksinya sudah memiliki cara agar lembaga antikorupsi tersebut tidak dilemahkan karena kewenangannya akan dibatasi.

"Seandainya memang benar nanti UU KPK direvisi. Maka kami akan mengusulkan pasal per pasal yang akan memperkuat KPK bukan malah melemahkan KPK," ujar Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Kemudian, lanjut Agus, jika revisi UU KPK tetap akan dilakukan maka pasal per pasal yang akan diusulkan oleh fraksinya, akan meliputi bahwa KPK akan lebih kuat di bidang penindakan, dengan kata lain akan berbanding terbalik dengan pasal-pasal yang dianggap melemahkan KPK.

"Kita menganggap revisi UU tidak perlu dan tidak mendesak. Demokrat pasti akan mengajukan usulan pasal yang intinya memperkuat KPK. Pasal pendukung KPK yang menguatkan di bidang penindakan," ucapnya.

Kendati demikian, Agus belum dapat memastikan apakah akan menggandeng fraksi lain yang menolak, seperti Fraksi Gerindra dan Fraksi PKS untuk bersama-sama menolak revisi UU KPK.

"Proses (revisi UU KPK) ini kan belum resmi sikap fraksi-fraksi ya. Ini kan masih sebatas anggota per anggota. Yang penting seandainya memang terjadi, Demokrat pasti akan mengusulkan pasal per pasal yang akan menguatkan KPK," tandasnya.

PILIHAN:
DPR Diminta Hentikan Kegaduhan Politik Revisi UU KPK

Rizal Ramli Laporkan Harta Kekayaan ke KPK
(kri)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved