Pemerintah Dinilai Gagap Tangani Kabut Asap

Sabtu, 10 Oktober 2015 - 16:22 WIB
Pemerintah Dinilai Gagap...
Pemerintah Dinilai Gagap Tangani Kabut Asap
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Intsiawati Ayus menilai pemerintah gagap dalam menangani kabut asap akibat kebakaran hutan yang melanda daerah Sumatera dan Kalimantan.

"Penanganan asap ini saya katakan lambat dan gagap, tercermin dari tidak terorganisir," tutur Intsiawati saat diskusi bertajuk 'Masihkah Ada Asa Melawan Asap?' di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2015).

Menurut senator asal Riau ini, sikap gagap dan lambatnya pemerintah tercermin dalam pemberian bantuan terhadap korban terdampak bencana asap.

Satu contoh di Riau, menurutnya pemerintah hanya menyediakan layanan kesehatan melalui Puskesmas. Padahal, dampak dari kabut asap harus mendapat pertolongan yang rumah sakit yang memadai. Belum lagi, dalam waktu dekat siswa akan menghadapi ujian sekolah.

"Ada rumah sakit swasta besar saya lihat tidak ada posko untuk asap, hanya memberikan masker saja. Lalu masker saya berikan 3.000 juga bisa. Sepele sekali itu," tuturnya.

Perempuan yang akrab disapa Iin ini menambahkan, sikap gagapnya pemerintah pun terlihat dari tidak jelasnya komando penanganan. Menurut dia, antar departemen dan kementerian tidak terjalin koordinasi. Kementerian terkait dinilai berjalan sendiri-sendiri.

"Siapa komandannya dan siapa pusat komandonya tidak jelas. BNPB ini juga jangan menjadikannya sebagai proyek. Yang dipikirkan pesawat, padahal untuk memobilisasi masyarakat dalam pemadaman yaitu motor dan mobil," pungkasnya.

PILIHAN:

Pemerintah Akan Umumkan 23 Korporasi Diduga Pembakar Hutan

Walhi Sebut Pembakaran Hutan Kejahatan Terencana
(kri)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved