DPR Salahkan BNPB Soal Lambatnya Penanganan Bencana Asap

Sabtu, 10 Oktober 2015 - 13:26 WIB
DPR Salahkan BNPB Soal...
DPR Salahkan BNPB Soal Lambatnya Penanganan Bencana Asap
A A A
JAKARTA - Komisi II menilai lambatnya penetapan bencana asap yang melanda beberapa wilayah di Indonesia menjadi bencana nasional lantaran adanya kesalahan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei.

"Menurut saya, ini karena kepala BNPB-nya ini yang enggak bener," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy di sela-sela acara Sosialisai Empat Pilar MPR bersama 14 Perguruan Tinggi di Hotel Aryaduta, Tangerang, Sabtu (10/10/2015).

Pasalnya, politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu menilai, pernyataan Willem terkait bencana nasional sama saja dengan bencana biasa itu adalah hal yang tidak sensitif dan tidak memiliki empati. Padahal seharusnya, BNPB yang merekomendasikan ke presiden terkait hal tersebut.

"Dia selalu mengatakan sama saja bencana nasional dengan bencana biasa. Nah kepala BNPB-nya ini enggak sensitif, tidak empati sehingga menganggap ini biasa-biasa saja. Saya menilainya seperti itu," tandas Lukman.

PILIHAN:
Komisi II Bentuk Panja Permasalahan Bencana Kabut Asap

Putusan DKPP, Satu Komisioner KPU Keerom Diberhentikan
(kri)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved