Tingkat Kepercayaan Rendah, DPR Punya PR Besar Rebut Hati Rakyat

Kamis, 08 Oktober 2015 - 23:50 WIB
Tingkat Kepercayaan...
Tingkat Kepercayaan Rendah, DPR Punya PR Besar Rebut Hati Rakyat
A A A
JAKARTA - DPR dinilai memiliki pekerjaan rumah besar dalam merebut kepercayaan masyarakat. Hasil survei nasional Indo Barometer menyebutkan, tingkat kepercayaan publik terhadap DPR dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tergolong rendah jika dibandingkan dengan lembaga negara lainnya.

Dalam survei tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat dukungan publik sebesar 82%, TNI 81%, sementara nilai DPR dan DPD di bawah 50%. Survei dilakukan pada 14-12 September 2012

"PR (pekerjaan rumah) berat bagi DPR dalam merebut hati rakyat," kata politikus PDIP Maruarar Sirait dalam diskusi dan laporan hasil survei nasional Indo Barometer tentang Keberhasilan dan Kegagalan Setahun Pemerintahan Jokowi-JK di Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2015).

Dalam merebut hati rakyat, kata dia, DPR harus mencari benang merah antara kehendak rakyat dan produk legislasi serta politik anggaran yang ditetapkan di parlemen.

Namun untuk menjawab tantangan itu, kata dia, bukan tanpa hambatan. Dia mengatakan sebenarnya para politikus di parlemen mengetahui keinginan rakyat. Kendati demikian hal itu seringkali terbentur dengan berbagai kepentingan, baik ideologi maupun strategi kepentingan.

"Bagaimana mendengar keinginan rakyat, itu yang jadi PR utama," kata Maruarar.

Meski banyak tantangan, dia mengaku optimistis kekuatan rakyat dapat mengalahkan program DPR yang dianggap merugikan masyarakat.

Dia mencontohkan diundurnya rencana pembangunan gedung baru DPR karena ditolak masyarakat. Dia mengatakan, rencana pembangunan gedung baru DPR itu telah dianggarkan pada Rancangan APBN Perubahan sejak empat tahun lalu. (Baca: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi-JK Menurun)

Bahkan, kata dia, baru-baru ini wacana kenaikan tunjangan anggota DPR juga diprotes keras masyarakat. Penolakan itu diungkapkanya karena publik menilai ekonomi Indonesia tengah memburuk. Pada sisi lain, kinerja anggota DPR belum optimal.

"Hal itu membuktikan masyarakat bisa mengubah kebijakan ataupun wacana yang dibentuk oleh pemerintah. Itu kabar gembira," ungkap Maruarar.


PILIHAN:

Pengacara RJ Lino Kembali Dilaporkan ke Bareskrim
(dam)
Berita Terkait
Puan Pengganti dan Penerus...
Puan Pengganti dan Penerus Perjuangan Soekarnoisme
DPR, Pemerintah dan...
DPR, Pemerintah dan DPD Sepakati 33 RUU Prolegnas Prioritas 2021 dengan Catatan
Masalah Lelang Jabatan...
Masalah Lelang Jabatan Sekjen DPD, Nono Sampono Surati Presiden
Ketua Kelompok DPD di...
Ketua Kelompok DPD di MPR M Syukur Dukung Gagasan DPD Diatur dalam UU Tersendiri
Sidang Paripurna DPD...
Sidang Paripurna DPD Ke-11 Digelar Secara Virtual
Istimewanya FGD Penguatan...
Istimewanya FGD Penguatan Peran DPD di Yogyakarta
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
3 Jasa Besar Pejuang...
3 Jasa Besar Pejuang Hizbullah bagi Rakyat Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved