Respons Ketua DPR Cs Terkait Polemik Undangan Raja Saudi

Rabu, 30 September 2015 - 19:14 WIB
Respons Ketua DPR Cs...
Respons Ketua DPR Cs Terkait Polemik Undangan Raja Saudi
A A A
JAKARTA - Rombongan Pemimpin DPR telah tiba di Tanah Air. Mereka baru saja melakukan kunjungan ke Arab Saudi selama 12 hari atas undangan Raja Arab Saudi, Raja Salman.

Setelah turun dari pesawat, rombongan yang terdiri dari Pemimpin DPR Setya Novanto, Fadli Zon, Fahri Hamzah Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen Nurhayati Ali Assegaf dan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, langsung meluncur ke Gedung DPR.

Mereka menggelar konferensi pers, menkonfirmasi sejumlah isu yang berkembang belakangan ini. Memulai konferensi pers, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, kunjungannya ke Arab Saudi adalah sebagai Ketua Tim Pengawas Haji yang rutin dilakukan tiap tahun.

Sementara Setya Novanto, Fadli Zon, Nurhayati, dan Jazuli ke Arab Saudi dan berhaji atas undangan Kerajaan Arab Saudi. "Ada tim yang tahun ini saya pimpin, anggotanya sebagian Komisi VIII. Status keberangkatan Ketua dan Fadli karena undangan dari Raja Saudi," kata Fahri dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2015).

Menurut Fahri, undangan itu diberikan ke seluruh pejabat se-dunia. Khususnya negara muslim yang biasa ikut ibadah haji, termasuk Presiden Joko Widodo juga turut diundang. Karena diundang Raja, maka rombongan DPR mendapat fasilitas dari kerajaan. Di antaranya tinggal di rumah Raja.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta kepada semua pihak tidak membesar-besarkan persoalan fasilitas dari Raja Arab Saudi menjadi seolah-seolah sebagai gratifikasi.

"Ini fungsi politik setiap pejabat dan pimpinan negara. Diplomatik, saling mengunjungi, itulah yang terjadi dengan Pak Ketua," ucap Fahri.

Sementara Ketua DPR Setya Novanto menjelaskan soal undangan yang diterimanya dari Raja Arab Saudi. Novanto mengaku menerima undangan tersebut sejak enam bulan lalu dan berlaku untuk enam orang.

"Kami terima undangan enam bulan lalu. (Yang berangkat) saya dan istri, Fadli dan istri, Pak Jazuli, dan Bu Nurhayati," kata Novanto.

Diakui Novanto, ia selaku Ketua DPR juga menerima undangan khusus dari Raja Salman. Novanto diundang bersama dari negara-negara sahabat yang berpenduduk muslim lainnya. Termasuk di dalamnya, Presiden Maldives dan Ketua Parlemen Irak.

Menyambung pernyataan Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, undangan dari Arab Saudi diterima setiap tahun oleh Parlemen Indonesia. Dia pun meminta undangan itu tidak diperdebatkan.

"Intinya adalah undangan dari Raja hampir setiap tahun," tandas Fadli.

Pilihan:

DPR Setuju Dana Tambahan Rp37 Triliun untuk Alutsista TNI
(maf)
Berita Terkait
DPR Dukung Batas Waktu...
DPR Dukung Batas Waktu Kepastian Haji 2020
DPR Minta Perketat Protokol...
DPR Minta Perketat Protokol Corona dalam Persiapan dan Penyelenggaraan Haji
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved