Cegah WNI Disandera Terulang, Perketat Wilayah Terluar RI

Jum'at, 18 September 2015 - 16:23 WIB
Cegah WNI Disandera...
Cegah WNI Disandera Terulang, Perketat Wilayah Terluar RI
A A A
JAKARTA - Upaya militer Papua Nugini dalam membebaskan dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata di Papua Nugini diapresiasi sejumlah pihak.

Apresiasi itu datang dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly. Guna mengantisipasi hal serupa terjadi kembali, Yasonna meminta pemerintah memperkuat pendekatan diplomasi dengan negara sahabat.

"Pendekatannya memang ada diplomasi. Kita ini diplomasi juga penting," kata Yasonna di Kantor Kemenkumham, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2015).

Memperkuat diplomasi dengan negara tetangga saja tidak cukup. Menurut Yasonna, Pemerintah Indonesia juga harus memperketat pengamanan di wilayah perbatasan.

Yasonna meminta aparat keamanan dari unsur TNI-Polri dan intelijen kerja sama dalam menanggulangi potensi gerakan separatisme di daerah terluar Indonesia.

"Perbatasan kita harus dijaga dengan baik. Ke depan, saya kira TNI, Polri, dan aparat intelijen akan bekerja sama. Jangan lagi sampai terjadi seperti itu (penyanderaan) supaya tidak menimbulkan friksi-friksi," ucap Yasonna.

Mengutip pendapat Presiden Joko Widodo (Jokowi), Yasonna juga mendorong kesejahteraan Papua ditingkatkan. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat di suatu daerah dapat meminimalisir timbulnya masalah.

"Pembangunan itu fokus dan dilaksanakan dengan baik, anggarannya berjalan baik dan meningkat, maka persoalan itu tidak akan terjadi," tandas Yasonna.

Pilihan:

Operasi Militer Dimungkinkan untuk Bebaskan 2 WNI
(maf)
Berita Terkait
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
LIPI: Dialog Damai dan...
LIPI: Dialog Damai dan Bermartabat Adalah Kunci Utama Integrasi Papua
Imparsial: Telusuri...
Imparsial: Telusuri Dugaan Jual Beli Senjata Oknum TNI dengan Separatis
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved