Menag Diminta Tambah Katering

Selasa, 15 September 2015 - 10:40 WIB
Menag Diminta Tambah...
Menag Diminta Tambah Katering
A A A
MEKKAH - Jamaah haji meminta Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menambah jatah layanan makan jamaah haji selama tinggal di Mekkah.

Meski rasanya sudah sesuai dengan lidah orang Indonesia, layanan katering hanya satu kali diberikan yakni untuk makan siang. Menag pun mengapresiasi permintaan jamaah tersebut, namun untuk merealisasikan itu kemungkinan baru dilakukan pada musim haji tahun depan.

”Karena ini baru pertama, kita coba dulu. Kalau ternyata bagus dan jamaah meminta ada tambahan, mudah- mudahan tahun depan bisa kita tingkatkan,” katanya saat mengunjungi jamaah haji yang tinggal di pemondokan Nomor 801, Hotel Al Jawhara, wilayah Jarwal, Mekkah, kemarin.

Kedatangan Menag Lukman bersama 11 Amirul Hajj secara tiba-tiba ini membuat jamaah heboh. Jamaah haji yang baru pulang salat isya itu pun langsung berebut berfoto bersama. ”Bagaimana ibu-ibu, nyaman tinggal di sini?” tanya Lukman. Seketika jamaah yang didominasi ibu-ibu menjawab, ”Enak Pak. Tapi, kami minta makannya ditambah. Jangan cuma sekali,” celetuk seorang jamaah yang diamini jamaah lainnya.

Menag Lukman juga naik ke lantai 26 untuk mengunjungi beberapa kamar jamaah dan melihat kamar mandi dan ruang tidur. ”Lho , ini kok ada rice cooker ?” tanyanya. Sontak pertanyaan itu dijawab jamaah haji yang menghuni kamar 12625, ”Ya, buat masak nasi Pak. Habis kalau pagi kan enggak dikasih makan. Jadi, kami masak buat bekal ke Masjidilharam biar kuat,” ujar jamaah itu.

Sedangkan petugas kesehatan yang juga bertemu Menag Lukman mengusulkan agar rekam medis jamaah bisa diakses secara online sehingga bisa mempercepat penanganan bagi yang sakit. Hotel raksasa dengan lima tower ini menampung sekitar 23.000 jamaah.

Lantaran jaraknya tak jauh dari Masjidilharam yakni sekitar 850 meter, jamaah tak dilayani bus Salawat. Jamaah cukup berjalan kaki ke Masjidilharam.

sunu hastoro f
(ftr)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved