Ketua DPR Bantah Pertemuannya dengan Trump Difasilitasi HT
Senin, 14 September 2015 - 10:28 WIB
Ketua DPR Bantah Pertemuannya dengan Trump Difasilitasi HT
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto membantah pertemuannya dengan bakal calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump lantaran difasilitasi oleh CEO MNC Gorup Hary Tanoesoedibjo (HT).
"Saya tak tahu kalau itu. Itu urusannya Harry Tanoe sendiri. Saya bertemu (Donald Trump) dengan proses yang biasa-biasa saja," ujar Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2015)
Setya juga membantah jika kehadirannya bersama beberapa rombongan anggota DPR yang lainnnya dalam jumpa pers Donald Trump adalah untuk mendukung bakal capres AS itu. Dia menegaskan, dirinya tidak mendukung salah satu capres manapun.
"Kita tidak dalam rangka mendukung salah satu capres, mau Trump atau Hillary tak ada masalah," jelas Setya.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) itu, tidak ada yang istimewa dari pertemuannya bersama beberapa rombongan anggota DPR dengan Trump yang juga dikenal sebagai pengusaha sukses di AS. Setya mengungkapkan, Trump justru memuji Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia.
"Saya bertemu hanya 30 menit dengan teman-teman yang lain. Dia memuji Indonesia sebagai negara berpenduduk Islam terbesar di dunia dan negara terbesar di Asia Tenggara," pungkasnya.
PILIHAN:
Ketua DPR Jelaskan Kronologi Pertemuan dengan Donald Trump
Kegaduhan Kasus Pelindo Dinilai Bersumber dari Jokowi
"Saya tak tahu kalau itu. Itu urusannya Harry Tanoe sendiri. Saya bertemu (Donald Trump) dengan proses yang biasa-biasa saja," ujar Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2015)
Setya juga membantah jika kehadirannya bersama beberapa rombongan anggota DPR yang lainnnya dalam jumpa pers Donald Trump adalah untuk mendukung bakal capres AS itu. Dia menegaskan, dirinya tidak mendukung salah satu capres manapun.
"Kita tidak dalam rangka mendukung salah satu capres, mau Trump atau Hillary tak ada masalah," jelas Setya.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) itu, tidak ada yang istimewa dari pertemuannya bersama beberapa rombongan anggota DPR dengan Trump yang juga dikenal sebagai pengusaha sukses di AS. Setya mengungkapkan, Trump justru memuji Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia.
"Saya bertemu hanya 30 menit dengan teman-teman yang lain. Dia memuji Indonesia sebagai negara berpenduduk Islam terbesar di dunia dan negara terbesar di Asia Tenggara," pungkasnya.
PILIHAN:
Ketua DPR Jelaskan Kronologi Pertemuan dengan Donald Trump
Kegaduhan Kasus Pelindo Dinilai Bersumber dari Jokowi
(kri)