Pembangunan Ekonomi Kelautan

Sabtu, 05 September 2015 - 09:03 WIB
Pembangunan Ekonomi...
Pembangunan Ekonomi Kelautan
A A A
Kanavino Ahmad Rizqo
Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP, Aktivis HMI

Salah satu cara untuk membangun fondasi ekonomi yang kuat adalah dengan cara memperkuat sektor maritim.

Perlu disadari bahwa potensi Indonesia di bidang kelautan ini sangat berlimpah. Hal ini bisa terlihat dengan adanya garis pantai di hampir setiap pulau di Indonesia (+ 81.000 km) yang menjadikan Indonesia menempati urutan kedua setelah Kanada sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Selain itu, perairan Indonesia menyimpan 70% potensi minyak karena terdapat kurang lebih 40 cekungan minyak yang berada di perairan Indonesia.

Bahkan menurut FAO, ada 48 spesies bakau di Indonesia, membuat Indonesia menjadi pusat penting keanekaragaman hayati bakau dunia. Kalaulah semua potensi itu digunakan dengan baik dan optimal, dari mulai perikanan, pariwisata bahari, pertambangan dan energi, industri dan jasa maritim serta sektor lainnya dalam bidang kelautan ini akan membantu terhadap perekonomian nasional.

Bahkan, jikalau pemerintah melakukan pembangunan ekonomi kelautan secara optimal akan menyerap lapangan pekerjaan yang jumlahnya akan mencapai sekitar puluhan ribu. Dengan demikian, pembangunan ekonomi kelautan akan mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan yang ada Indonesia.

Upaya pembangunan ekonomi kelautan ini setidaknya bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal, yaitu pemerintah perlu mendorong terwujudnya infrastruktur yang baik guna mendukung terhadap keberhasilan pembangunan ekonomi kelautan. Saat pembangunan infrastruktur ini mulai membaik, maka bukan tidak mungkin investor dan para pengusaha akan berlomba-lomba berinvestasi di bidang kelautan.

Selanjutnya, pemerintah perlu dengan tegas memberantas illegal fishing yang terjadi di laut Indonesia sebab pencurian yang telah dilakukan itu mengakibatkan kerugian negara yang cukup banyak. Selain itu, pemerintah pun perlu memberantas mafia kelautan yang selalu menghambat dan memperlambat upaya pembangunan ekonomi kelautan.

Kemudian, yang paling penting adalah bagaimana pemerintah pusat dan pemerintah daerah melakukan koordinasi yang baik. Upaya di atas akan berhasil jikalau pemerintah dan masyarakat Indonesia mempunyai kesadaran yang mendalam bahwa laut itu merupakan jati diri bangsa dan bangsa ini pernah berjaya karena memaksimalkan potensi kelautan sebagai kekuatan nasional untuk bersaing dengan bangsa lain.

Oleh karena itu, pembangunan ekonomi kelautan merupakan salah satu cara untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia dan mengembalikan kejayaan bangsa Indonesia sebagai bangsa maritim.
(ars)
Berita Terkait
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved