Jaksa Agung Dukung Luhut Soal Kegaduhan Penegakan Hukum

Kamis, 03 September 2015 - 13:31 WIB
Jaksa Agung Dukung Luhut...
Jaksa Agung Dukung Luhut Soal Kegaduhan Penegakan Hukum
A A A
JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo mendukung pernyataan Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan yang menyatakan, proses penegakan hukum tidak boleh mengundang kegaduhan yang berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.

"Memang itu (ucapan Menko Polhukam) positif, yang penting proses jalan, proses penegakan hukum jangan sampai menimbulkan kegaduhan," tutur Prasetyo saat dihubungi wartawan, Kamis (3/9/2015).

Soal kegaduhan itu muncul mewarnai isu pencopotan Komjen Pol Budi Waseso sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri yang santer terdengar belakangan ini.

Prasetyo menilai, ucapan Menteri Luhut positif bahwa proses penegakan hukum harus tetap berjalan tanpa menimbulkan kegaduhan. Menurut dia, kegaduhan justru akan menimbulkan kerugian.

"Itu komentar yang bagus. Persoalannya kalian sendiri tahu arus informasi terus berjalan," ucapnya.

Menteri asal Partai Nasdem ini mengakui, di tengah arus informasi yang menghendaki keterbukaan, seluruh unsur lembaga negara harus bekerja transparan. Namun dirinya tak memungkiri jika keterbukaan tersebut justru terkadang malah menimbulkan kegaduhan.

"(Proses penegakan) tidak harus mengundang kegaduhan, bekerja dalam senyap yang penting goal-nya tercapai," pungkasnya.

Pilihan:

PAN Resmi Jadi Partai Pendukung Pemerintah Jokowi

Budi Waseso Kaget Dikabarkan Dicopot dari Kabareskrim
(maf)
Berita Terkait
Pembentukan Komite Refomasi...
Pembentukan Komite Refomasi Kepolisian, Pengamat Ingatkan Tak Jadi Alat Politik
Hasil Survei Indikator:...
Hasil Survei Indikator: Publik Puas Kinerja Polri Berantas Premanisme
Lemkapi Sambut Baik...
Lemkapi Sambut Baik Perintah Kapolri soal Larangan Penegakan Hukum yang Hambat Ekonomi
Penegakan Hukum Efektif,...
Penegakan Hukum Efektif, Kasus Karhutla Menurun Drastis
Kapolri Utamakan Stabilitas...
Kapolri Utamakan Stabilitas Negara, Haidar: Penegakan Hukum Tak Boleh Picu Rivalitas
Wewenang Tunggal Penyidikan...
Wewenang Tunggal Penyidikan Polri untuk Ciptakan Penegakan Hukum Lebih Terarah
Berita Terkini
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved