Bareskrim Pastikan Tersangka Mobile Crane Lebih dari Satu

Senin, 31 Agustus 2015 - 15:43 WIB
Bareskrim Pastikan Tersangka...
Bareskrim Pastikan Tersangka Mobile Crane Lebih dari Satu
A A A
JAKARTA - Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri terus mengembangkan kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane di PT Pelindo II.

Dalam perkara itu, Bareskrim mulai memanggil sejumlah pihak yang ditengarai mengetahui pengadaan mobil crane tersebut.

Khusus untuk Direktur Utama (Dirut) Pelindo II RJ Lino, pemeriksaan terhadapnya akan dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi lain.

"Tersangka bisa berjumlah lebih dari satu orang," kata ‎​Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dir Tipideksus) Brigjen Pol Victor Simanjuntak saat dihubungi, Senin (31/8/2015).

Victor menduga, telah terjadi penyimpangan dalam pengadaan mobile crane tersebut. Sebab, pengadaan yang mustinya diajukan sendiri oleh masing-masing pelabuhan seperti pelabuhan di Bengkulu, Jambi, Palembang, Teluk Bayur, Cirebon, Banten, Panjang dan Pontianak ternyata digarap langsung PT Pelindo Pusat atau Pelindo II.

Kemudian kata Victor, pengadaan tersebut diduga menyimpang karena prosesnya ditandatangani oleh manajer teknis, bukan General Manajer (GM) di masing-masing pelabuhan.

"Jadi sebenarnya dari sisi itu pun sudah salah, kemudian spek yang ada sekarang ini yang dibeli tahun 2013. Itu kalau kita beli sekarang dengan harga dolar yang sekarang pun itu masih terlalu jauh mahal sana itu, padahal belinya sekarang ini, berarti perkiraan atau HPS-nya (harga perkiraan sementara) itu enggak betul," tukasnya.

Pada tahun 2012, Pelindo II diketahui membeli 10 mobile crane senilai Rp45 miliar untuk mendukung kegiatan operasional di delapan pelabuhan cabang Pelindo dengan melibatkan Guangshi Narasi Century Equipment Co. Ltd.

Proses pengadaan mobile crane yang menggunakan anggaran Pelindo II tahun 2012 itu ditengarai tidak melalui prosedur dengan penunjukan langsung pemenang tender.

Pelindo diduga juga tidak menggunakan analisa kebutuhan barang sehingga 10 mobile crane yang diterima sejak tahun 2013 mangkrak di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pilihan:

Panglima TNI Yakin Indonesia Bakal Jadi Kekuatan Baru Dunia
(dam)
Berita Terkait
Crane Jatuh dan Timpa...
Crane Jatuh dan Timpa Kereta di Thailand, 28 Orang Tewas
Polisi Ungkap Penyebab...
Polisi Ungkap Penyebab Crane Terguling dan Menimpa Rumah Warga di Depok
Hari Ini RJ Lino Hadapi...
Hari Ini RJ Lino Hadapi Vonis Kasus Korupsi Pengadaan Crane
Crane Terbalik Saat...
Crane Terbalik Saat Angkat Beton 9 Ton di Proyek Jembatan, Evakuasi Berlangsung Menegangkan
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya...
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya Besi Proyek di Rel MRT Kawasan Blok M
Polisi Tetapkan 1 Tersangka...
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Crane Roboh di Depok
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved