Komisi I Akan Pertegas Kriteria Calon Dubes

Senin, 31 Agustus 2015 - 04:04 WIB
Komisi I Akan Pertegas...
Komisi I Akan Pertegas Kriteria Calon Dubes
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR akan mempertegas kriteria calon Duta Besar (Dubes) dalam fit and proper atau uji kepatutan dan kelayakan yang akan digelar pada pertengahan September 2015 mendatang. DPR ingin agar persyaratan sebagai Dubes RI tidak hanya sekedar basa-basi, tapi benar-benar menguak visi dan kemampuan dari 33 nama yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

"Sebenarnya kriteria itu sudah ada, dan itu lazim. Tapi kita ingin dari standar itu diberikan penekanan jadi tidak sekadar basa-basi. Kita ingin lebih banyak ingin melihat visi dari calon-calon itu. mungkin mereka kan dicalonkan dari Kemenlu, dari parpol, dan dari relawan juga," kata Ketua Tim Penyusunan Mekanisme Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Dubes Bachtiar Aly saat dihubungi SINDO, Minggu 30 Agustus 2015 malam.

Bachtiar menjelaskan, Komisi I ingin mengetahui motif calon-calon itu, apakah secara pribadi itu merupakan panggilan nurani atau karena ditugaskan oleh partai. Hal itu akan terlihat lewat sesi tanya jawab yang akan berlangsung dalam fit and proper test nanti.
Menurutnya, lebih ke upaya dalam menggali visi misi mereka sebagai calon perwakilan Indonesia di luar negeri.

"Sehingga, mereka tidak hanya transit di luar negeri habis masa jabatan disuruh pulang. Tapi benar-benar punya misi yang sudah dititipkan dari awal dan mengetahui lebih lanjut bagaimana melaksanakan visi negara itu," jelasnya.

Adapun sejumlah calon yang berasal dari relawan Jokowi-JK sewaktu Pilpres lalu, menurut Bachtiar, Komisi I tidak akan apriori, berpiikir positif, dan tetap akan bersikap secara objektif. Karena, kemampuan calon-calon tersebut akan terlihat jelas pada fit and proper test nanti.

"Kita akan uji mereka, sehingga mereka terbukti layak sebagai kepala perwakilan," imbuhnya.

Lebih dari itu, dia menambahkan, dalam penyusunan kriteria penilaian fit and proper test pihaknya memaksimalkan masukan-masukan dari Anggota Komisi I DPR yang berasal dari beragam latar belakang dan tentunya sudah berpengalaman di bidang ini. Serta, mempelajari aspirasi yang berkembang di masyarakat, dan apa yang menjadi kritik oleh LSM dan Ormas di masa lalu sebagai referensi.

"Kita ingin mempertajam kriteria, apabila orang itu direkomen atau tidak. Tidak akan diragukan karena sudah ada kriteria yang jelas," tandasnya.

PILIHAN:

Polri Tetapkan Capim KPK Tersangka, TII: Pansel Harus Independen

Bareskrim Diminta Segera Ungkap Capim KPK Jadi Tersangka
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved