Tangan Bionik Hadir dengan Harga Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2015 - 11:41 WIB
Tangan Bionik Hadir...
Tangan Bionik Hadir dengan Harga Terjangkau
A A A
Tangan robot yang dicetak dengan printer tiga dimensi (3D) dapat dibuat lebih cepat dan lebih murah. Inovasi inilah yang membuat Joel Gibbard, 26, memenangkan penghargaan James Dyson Award di Inggris tahun ini.

Pencipta proyek Open Bionics itu menjelaskan, dia dapat membuat tangan bionik dalam waktu kurang dari dua hari. Jika dibandingkan produk yang saat ini telah beredar di pasar, biasanya tangan robot dibuat selama beberapa pekan atau bulan. Gibbard berencana menjual tangan robot ini mulai tahun depan.

”Kami memiliki alat dengan harga yang terjangkau dan sangat canggih,” ucap Gibbard, dikutip BBC. ”Pada saat yang sama alat ini sangat ringan dan dapat dipesan sesuai ukuran setiap orang. Pada dasarnya tangan ini berbahan dasar dari rangka dilapisi kulit pada bagian atas. Kita dapat memberikan nuansa berbeda pada kulitnya dan kita dapat menambah pola lain. Kita dapat mengubah desain dan gayanya.

Terdapat banyak fleksibilitas dengan alat ini,” ujar Gibbard. Gibbard yang mempelajari ilmu tentang robot di Universitas Plymouth, Inggris, dan lulus pada 2011 itu menawarkan produknya dengan harga 2.000 poundsterling (sekitar Rp 44,2 juta).Harga itu sudah termasuk biaya pemasangan.

Meskipun harga tangan buatan yang dilengkapi kait dapat dibeli dengan harga yang sama, produk dengan jari-jari yang dapat dikontrol biasanya dijual antara 20.000 poundsterling (Rp442,5 juta) dan 60.000 poundsterling (Rp1,3 miliar). Harga itu terlalu mahal bagi anak-anak, yang biasanya perlumengganti tangan buatan sekali atau dua kali setiap tahun seiring pertumbuhan badannya.

Tangan bionic inimengandalkan sinyal myoelectric, artinya setiap gerakan otot akan terdeteksi melalui sensor yang tertanam di bawahkulitpemakainya. Sinyalinijuga membantu mengontrol kuat tidaknya cengkeraman tangan bionik. Karena memenangkan penghargaan James Dyson Award, Gibbard mendapat hadiah 2.220 poundsterling (Rp49,1 juta). Dia juga berkesempatan mengikuti kompetisi internasional dengan hadiah USD45.000.

Arvin
(bbg)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved