Penegak Hukum Diminta Tegas Berantas Kejahatan Narkoba

Sabtu, 29 Agustus 2015 - 17:32 WIB
Penegak Hukum Diminta...
Penegak Hukum Diminta Tegas Berantas Kejahatan Narkoba
A A A
JAKARTA - Permasalahan penyalahgunaan narkoba secara global akan mempengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat dan merupakan ancaman besar bagi bangsa Indonesia, khususnya generasi muda yang dapat menyebabkan kematian bagi jutaan jiwa.

Untuk menangkal meluasnya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, mau tidak mau kita harus semakin gencar membangun kesadaran masyarakat antinarkoba.

"Hal ini (cegah penyalahgunaan narkoba) bukan hanya melibatkan individual, namun juga berbagai kelompok dan organisasi masyarakat," ungkap Direktur Diseminasi Informasi, Deputi Bidang Pencegahan, Badan Narkotika Nasional (BNN), Gun Gun Siswadi dalam pertemuan dengan PT Rekayasa Industri di Jalan Kalibata Timur, Jakarta, Sabtu (29/8/2015).

Gun Gun menambahkan, status darurat narkoba penanganannya juga harus dilakukan secara khusus. Semua lini harus digerakkan segera, termasuk soal pencegahan.

Menurutnya, gerakan antinarkoba jangan hanya menjadi kegiatan yang seremonial belaka, harus menyentuh hingga ke lapisan bawah dan dilakukan berkesinambungan.

“Kami berharap agar PT Rekayasa Industri sebagai organisasi dapat memberikan imbauan dan membangkitkan kepedulian para anggota untuk ikut serta melakukan pencegahan dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," tegas Gun Gun

Pada kesempatan yang sama Fikri dari PT Rekayasa Industri menyoroti tentang penegak hukum di Indonesia yang kurang tegas dalam menindak tegas pelaku kejahatan narkotika.
Menurut Fikri, penegak hukum terutama hakim harus berani lebih berani menjatuhkan hukuman yang setimpal dengan kejahatan yang mereka perbuat.

“Saya melihat penegak hukum di negara kita masih kurang garang terhadap pelaku kejahaan narkotika. Padahal kejahatan narkotika merupakan kejahatan ekstra ordinary crime. Kita harus berpikir untuk melindungi masyarakat terutama generasi muda agar tidak menjadi budak dari barang haram narkoba papar Fikri.

Dia pun meminta BNN harus lebih giat untuk mendorong berbagai pihak khususnya pengambil kebijakan di instansi lain untuk dapat bersama memfasilitasi kegiatan pencegahan.

"Pertemuan hari kita tujukan untuk menyamakan persepsi, visi dan misi kita. Hal ini penting, agar ke depan kita memiliki formulasi dan mekanisme yang sama untuk penanganan permasalahan narkoba,” tutup Fikri.

Pilihan:

Biaya Bikin Website Revolusi Mental Perlu Diinvestigasi
(maf)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK di Kasus Gratifikasi
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved