Jurnalis Butuh Personal Brand Cemerlang

Rabu, 26 Agustus 2015 - 09:51 WIB
Jurnalis Butuh Personal...
Jurnalis Butuh Personal Brand Cemerlang
A A A
JAKARTA - Jurnalis dengan personal brand cemerlang akan menjadi pilihan banyak orang dan narasumber. Namun, dibutuhkan konsistensi dalam mengelola dan menghantarkan personal brand dengan baik.

Konsultan Branding & Ethnographer dari Etnomark Consulting Amalia E Maulana mengatakan, semua orang membutuhkan personal brand, tidak semata artis, politisi, atau para CEO saja. Pasalnya, personal brand tidak mengacu kepada popularitas melainkan bagaimana menjadi pilihan orang banyak dan dipercaya bisa memberikan manfaat yang diharapkan oleh stakeholders - nya. Brand yang kuat ditandai dengan personal brand yang cemerlang.

”Personal brand cemerlang adalah seseorang yang selalu dipilih dalam setiap kesempatan. Cemerlang itu adalah kontekstual terhadap pilihan dari yang kita anggap kita menjadi sesuatu,” ujar Amalia saat memberikan pembekalan tentang Personal Branding kepada jurnalis MNC Group di Gedung SINDO Jakarta kemarin.

Menurut alumnus school of marketing, University of New South Wales, Australia itu, personal branding sangat penting untuk membangun reputasi baik untuk kehidupan pribadi maupun untuk karier. Sayangnya, masih banyak miskonsepsi seputar personal branding sehingga tidak banyak yang serius menekuninya.

Miskonsepsi ini juga melanda jurnalis, misalnya ada jurnalis yang merasa bahwa dirinya tidak berniat untuk menjadi jurnalis yang terkenal sehingga akhirnya tidak mengelola personal brand -nya dengan baik. Amalia menegaskan personal branding untuk jurnalis tidak berarti dia harus dikenal secara masif. Jurnalis bisa menjadi personal brand cemerlang di mata audiens yang dipilihnya sendiri.

”Semua jurnalis butuh personal brand yang cemerlang, karena intinya adalah menjadi orang-orang pilihan. Contoh sederhana, saat media Anda mendapat undangan peliputan acara penting di luar kota atau luar negeri, tentu pihak manajemen akan memilih yang kompeten dan bisa menghasilkan output yang baik,” tutur penulis buku Personal Branding itu.

Menurut Amalia, memiliki personal branding cemerlang tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri melainkan semua stakeholders -nya. Contoh lain terkait dunia jurnalis, lanjut Amalia, adalah bahwa adakalanya tidak semua media bisa diterima dengan baik oleh nara sumber. Namun, kendati medianya tidak diterima, ada kalanya orang atau wartawannya bisa diterima atau bahkan dicari oleh narasumber tersebut.

Kendati demikian, kata Amalia, menjadi orang-orang pilihan itu memang tidak mudah. Dalam keseharian dibutuhkan kemauan untuk berinteraksi dengan menawarkan nilai-nilai yang baik dan disukai komunitas, audiensinya maupun masyarakat luas. ”Secara umum brand yang sukses itu yang relevan, konsisten, dan distinctive ,” sebutnya.

Lebih lanjut Amalia mengatakan, brand merupakan kumpulan janji yang kita pilih. Dengan demikian, jika kita sudah memilih, maka harus bertanggung jawab untuk mendeliver secara konsisten. Pembekalan tentang diikuti puluhan peserta jurnalis dari MNC Group selama lebih dari dua jam. Pada awal pertemuan, para jurnalis diminta menuliskan kalimat yang menggambarkan tentang dirinya masingmasing.

Inda susanti
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Prabowo Minta Pembenahan...
Prabowo Minta Pembenahan Program MBG Dilakukan Cermat, Termasuk Anggaran per Porsi
Sikapi Sidang Praperadilan...
Sikapi Sidang Praperadilan Roy Suryo, Rismon: Dugaan Rekayasa Digital Bisa Dibuktikan Tanpa Saksi Mata
Profil Rudi Setiawan,...
Profil Rudi Setiawan, Lulusan Akpol 1993 yang Dilantik sebagai Irjen Kementerian Imipas
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Infografis
Jakarta Butuh Ini untuk...
Jakarta Butuh Ini untuk Atasi Penurunan Muka Tanah yang Kritis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved