Din: Islam Luas, Tidak Bisa Direduksi Predikat Tertentu

Selasa, 04 Agustus 2015 - 02:06 WIB
Din: Islam Luas, Tidak...
Din: Islam Luas, Tidak Bisa Direduksi Predikat Tertentu
A A A
MAKASSAR - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai Islam adalah agama yang luas. Sehingga tidak bisa direduksi oleh predikat tertentu.

Penyempitan makna Islam yang dibatasi ruang maupun waktu justru membuat geraknya menjadi terbatas. "Muhammadiyah yakin Islam yang luas, yang sebenarnya tidak bisa direduksi dengan predikat tertentu, tetapi melihat kenyataan, realitas umat Islam dan realitas kehidupan bangsa," ucap Din saat membuka Muktamar Muhammadiyah di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (3/8/2015).

Menurut Din, itu sebabnya Muhammadiyah lebih menggunakan istilah Islam berkemajuan, dimana visinya lebih menekankan pada dimensi gerak, yakni menggerakkan kehidupan umat dan bangsa. "Hari ini harus lebih baik dari kemarin dan hari akan datang harus lebih baik dari hari ini," jelas Din.

Din menjelaskan, istilah Islam berkemajuan sendiri sebetulnya bukanlah hal baru. Sebab istilah ini lahir dari gagasan yang telah diperkenalkan oleh pendiri Muhammadiyah.

"Maka pada muktamar ini dengan Tema tadi gerakan pencerahan menuju Indonesia berkemajuan akan menunjukkan sikap batin Muhammadiyah kepada negara, yang tidak perlu diragukan lagi," tuturnya.

Seperti diketahui, selain istilah Islam Berkemajuan, ada juga istilah Islam Nusantara yang digagas oleh Nahdlatul Ulama (NU). Makna ini sendiri diambil sebagai bentuk kebanggaan umat islam Indonesia atas harmonisasinya unsur agama yang menyatu dengan budaya Indonesia. Memiliki banyak kemajemukan namun bisa menjaga keharmonisan.

PILIHAN:
Din Ingin Muktamar Muhammadiyah Jadi Teladan


GP Ansor Tidak Ingin Masuk Kisruh Muktamar NU
(kri)
Berita Terkait
Antisipasi Bentrokan,...
Antisipasi Bentrokan, Pos Ormas di Tangerang Dibongkar Paksa
Tampang Empat Anggota...
Tampang Empat Anggota GRIB Jaya Pelaku Perusakan Aset PT KAI di Semarang
Dodi Reza Alex Noerdin...
Dodi Reza Alex Noerdin Hadiri Silaturahmi dengan Ketum Ormas MKGR
Sebanyak 150 Ormas Ikut...
Sebanyak 150 Ormas Ikut Jambore Ormas Jabar 2024
Jambore Tuntas Dilaksanakan,...
Jambore Tuntas Dilaksanakan, AMP Lahirkan Kader Pelopor
Muktamar XXI Mathla’ul...
Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Resmi Dibuka, Menag Tegaskan Pentingnya Peran Organisasi Keagamaan
Berita Terkini
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved