Polri Ngebet Periksa Dua Petinggi KY Sebelum Lebaran
Senin, 13 Juli 2015 - 16:14 WIB
Polri Ngebet Periksa Dua Petinggi KY Sebelum Lebaran
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Pol Budi Waseso mengakui sudah menerima surat permintaan penundaan pemeriksaan dua petinggi Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki dan Taufiqurahman Sauri.
Di mana sebelumnya, Bareskrim mengagendakan pemeriksaan keduanya awal pekan ini setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi atas hakim Sarpin Rizaldi.
"Saya sudah terima tadi pagi untuk surat itu, mungkin akan dijadwalkan kembali oleh penyidik," kata Budi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2015).
Dia mengatakan, Polri menghormati apabila salah seorang tidak bisa menghadiri pemeriksaan dengan alasan yang tepat. Akan tetapi, mereka berwenang untuk mengatur ulang jadwal pemeriksaan.
"Kita perlu waktu, tidak terus berlama-lama, kita juga ingin cepat, segera mengungkap sesuatu yang sebenarnya," terangnya.
Mengenai permintaan keduanya agar pemeriksaan bisa dilakukan setelah hari raya idul fitri, pria yang akrab disapa Buwas ini mengatakan kalau penyidiknya ingin segera memeriksa yang bersangkutan.
"Nanti tergantung penyidik, tapi tadi penyidik kepada saya mempertimbangkan untuk secepatnya. Itu kan kewenangan penyidik ya. Penyidik berharap sebelum lebaran dilakukan pemeriksaan," tuntasnya.
Pilihan:
Ini Empat Kesepakatan Ical-Agung Soal Pilkada
Pemerintah Diminta Tak Cueki Ancaman Eks GAM Masuk ISIS
Di mana sebelumnya, Bareskrim mengagendakan pemeriksaan keduanya awal pekan ini setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi atas hakim Sarpin Rizaldi.
"Saya sudah terima tadi pagi untuk surat itu, mungkin akan dijadwalkan kembali oleh penyidik," kata Budi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2015).
Dia mengatakan, Polri menghormati apabila salah seorang tidak bisa menghadiri pemeriksaan dengan alasan yang tepat. Akan tetapi, mereka berwenang untuk mengatur ulang jadwal pemeriksaan.
"Kita perlu waktu, tidak terus berlama-lama, kita juga ingin cepat, segera mengungkap sesuatu yang sebenarnya," terangnya.
Mengenai permintaan keduanya agar pemeriksaan bisa dilakukan setelah hari raya idul fitri, pria yang akrab disapa Buwas ini mengatakan kalau penyidiknya ingin segera memeriksa yang bersangkutan.
"Nanti tergantung penyidik, tapi tadi penyidik kepada saya mempertimbangkan untuk secepatnya. Itu kan kewenangan penyidik ya. Penyidik berharap sebelum lebaran dilakukan pemeriksaan," tuntasnya.
Pilihan:
Ini Empat Kesepakatan Ical-Agung Soal Pilkada
Pemerintah Diminta Tak Cueki Ancaman Eks GAM Masuk ISIS
(maf)