Pelaku Dinyatakan Tidak Waras

Senin, 13 Juli 2015 - 10:52 WIB
Pelaku Dinyatakan Tidak...
Pelaku Dinyatakan Tidak Waras
A A A
TANGERANG - Muhammad Rizky Silaban, 15, pelaku pembunuhan adik kandungnya, Putri Mariska Sakinah, 13, di Ciledug, Kota Tangerang dinyatakan mengalami psikotik akut atau gangguan jiwa.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto mengatakan, pemeriksaan kejiwaan terhadap Rizkytelahdilakukanberulangulang di Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati dan hasilnya telah keluar pada Rabu (8/7). Dalam surat keterangan visum psikiater, dokter menyatakan Rizky menderita psikotik akut.

”Pembunuhan yang dilakukan pelaku merupakan bagian dari gejalanya,” katanya kemarin. Dengan hasil visum tersebut, polisi langsung menangguhkan penahanan Rizky dan diserahkan ke orang tua. Agus menambahkan, Rizky juga tidak harus wajib lapor namun tetap dalam pantauan polisi.

Dalam kasus ini, penyidik Polres Metro Tangerang telah melimpahkan proses hukum ke Kejaksaan Negeri Tangerang. ”Sedangkan keputusan hukum biar hakim yang menentukan,” tuturnya. Diketahui, Putri ditemukan tewas dengan luka sayatan di leher, Minggu (7/6) sekitar pukul 15.30 WIB.

Putri tergeletak tak bernyawa di kamar belakang rumahnya Kampung Duku, Jalan Masjid Al Baido RT 03/05, Kelurahan Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang. Tak hanya itu, Rizky yang tidak lain adalah kakak kandung Putri, juga ditemukan bersimbah darah dengan leher tertusuk pisau.

Beruntung nyawa Rizky masih bisa terselamatkan dan dirawat di RS Bakti Asih Ciledug. Awalnya pelaku diduga orang tak dikenal. Namun, ternyata pelaku tak lain adalah Rizky. Dia mengaku membunuh adiknya atas perintah jin. Jin tersebut mengancam akan menghabisi keluarga pelaku dan korban kalau perintahnya tidak dilaksanakan.

Di bagian lain, sesosok mayat bayi perempuan di dalam tas ditemukan di sekitar lampu merah Pasar Minggu RT 01/04, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7) sekitar pukul 20.30 WIB. Bayi itu terakhir berada di dalam Metromini S75 jurusan Pasar Minggu-Blok M. Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu Iptu Triyogo Handoyo menuturkan, kejadian ini berawal saat Metromini 75 berhenti di depan rumah makan nasi padang.

Kemudian, sopir Metromini menawarkan tas kepada sopir taksi berinisial DA, 35, di sekitar tempat ditemukannya bayi. Tas tersebut dibuka DA dan ternyata berisi mayat bayi. Saksi pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Pasar Minggu. Mayat bayi itu langsung dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat untuk dilakukan visum.

Denny irawan/ helmi syarif
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved