Izinkan Politik Dinasti, MK Abaikan Hak Politik Warga Negara

Sabtu, 11 Juli 2015 - 07:04 WIB
Izinkan Politik Dinasti,...
Izinkan Politik Dinasti, MK Abaikan Hak Politik Warga Negara
A A A
JAKARTA - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengizinkan politik dinasti dikritik Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini.

Belum lama ini, pasal yang mengatur politik dinasti dalam Undang-undang Pilkada Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota telah dicabut MK.

Dalam memutuskan uji materi itu, MK dinilai mengabaikan hak politik warga negara yang lebih besar. MK juga dinilai hanya melihat dari perspektif hak politik individu kerabat petahana.

"Fakta empirik, kasus Pilkada Tangerang Selatan dan Pandeglang Banten," kata Titi ketika dihubungi Sindonews, Jumat 10 Juli 2015.

Titi mengatakan, hak politik warga negara yang lebih besar akan terciderai karena kompetisi yang tidak setara, akibat kecurangan yang timbul karena perilaku curang petahana dan kerabatnya.

Kendati demikian, dia mengaku tidak terkejut dengan keputusan MK tersebut jika dilihat dari polanya selama ini dalam memutuskan suatu perkara.

PILIHAN:

Politik Dinasti Dinilai Rusak Citra Demokrasi

Polemik Dinasti Politik Jangan Sampai Hambat Pilkada
(kri)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Dinasti Politik Dinilai...
Dinasti Politik Dinilai Tak Melanggar Konstitusi
Matinya Etika Politik...
Matinya Etika Politik di Era Post Democracy
Hasil Pilkada 2020,...
Hasil Pilkada 2020, Dinasti Politik Langgengkan Kekuasaan di Daerah
Politik Dinasti Jangan...
Politik Dinasti Jangan Sampai Reduksi Kualitas Calon
Politik Dinasti Dinilai...
Politik Dinasti Dinilai Cenderung Destruktif, Ini Sejumlah Faktornya
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved