ESQ Gelar Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2015 - 10:07 WIB
ESQ Gelar Santunan Anak...
ESQ Gelar Santunan Anak Yatim
A A A
BOGOR - Lembaga kemanusiaan (LK) ESQ menggelar santunan anak yatim dan duafa dengan cara berbeda.

Sebanyak 1.000 anak diajak mengisi Ramadan dengan mengenal lingkungan dan go green. Program Manager LK ESQ Eky Muryadi mengatakan, ESQ pada dasarnya ingin memberikan layanan maksimal khususnya kepada anak yatim piatu dan duafa. Namun selama empat tahun berturut-turut pihaknya menawarkan konsep santunan berbeda, yakni santunan dengan pendekatan alam.

Setiap tahunnya ada 1.000 anak-anak yang diundang dalam kegiatan Semesta Ramadan. Tahun ini kegiatan dilangsungkan di Taman Buah Mekarsari, Jawa Barat. ”Bulan Ramadan identik dengan cuaca panas. Namun bukan berarti anak tidak bisa belajar. Dengan kegiatan Semesta Ramadan ini anakanak tidak hanya dapat santunan anak yatim, tetapi juga santunan ilmu,” katanya di sela Semesta Ramadan di Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, kemarin.

Eky menjelaskan, acara santunan lain biasanya pasif hanya ada panggung lalu anak-anak hanya melihat bintang tamu saja. Namun Semesta Ramadan mengajak anak-anak untuk belajar secara atraktif di wahana-wahana yang tersedia. Misalnya anak diajarkan untuk menanam pohon dalam pot, melukis caping, mewarnai, melihat kebun buah dengan kereta keliling, presentasi kompos, dan penjelasan tentang 3R (reduce, reuse, recyle).

Sebanyak 1.000 anak dari Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi ini ditemani 250 relawan. GM LK ESQ Thesiana Budisetianti menambahkan, lembaganya sedang fokus mengangkat isu lingkungan. Itu terlihat dari beberapa program yang telah dibuat, yakni Semesta Ramadan, untuk menyosialisasikan cinta lingkungan kepada anak-anak sebagai generasi muda.

Selain itu kegiatan ini juga untuk menyambut Hari Buah dan Hari Anak Nasional. Dia menerangkan, ada nilai-nilai yang paling mendasar dari acara ini, yakni membentuk karakter anak bangsa dengan nilai tujuh budi utama. Tujuh budi utama itu adalah jujur, tanggungjawab, kerjasama, disiplin, adil, visioner, dan peduli.

Thesi menuturkan, pihaknya tidak akan berhenti mengangkat masalah-masalah lingkungan. Sebab bicara tentang lingkungan tidak akan ada habisnya. Semisal masalah sampah, banjir, kebakaran, dan penggundulan hutan.

Neneng zubaidah
(ftr)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved