Calon Kepala Daerah PDIP Teken Sumpah Setia

Sabtu, 04 Juli 2015 - 12:28 WIB
Calon Kepala Daerah...
Calon Kepala Daerah PDIP Teken Sumpah Setia
A A A
DEPOK - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah merampungkan Sekolah Partai tahap pertama bagi calon kepala daerah yang akan diusung dalam pilkada serentak mendatang.

Selain menggembleng berbagai materi untuk strategi pemenangan dan penajaman ideologi serta program-program rakyat, di Sekolah Partai tersebut para siswa yang merupakan calon kepala/ wakil kepala daerah dari PDIP juga diwajibkan untuk menandatangani sumpah setia yang dinamakan Panca Prasetya.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, isi Panca Prasetya antara lain komitmen untuk setia pada Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika. Selain itu, para calon kepala daerah dari PDIP itu juga diharuskan mewujudkan cita-cita Trisakti dan Nawacita jika kelak terpilih menjadi kepala daerah.

”Panca Prasetya bukan komitmen yang mudah. Memang harus disertai dengan tekad bulat untuk melaksanakannya,” kata Hasto saat menutup acara Sekolah Partai bagi ratusan calon kepala daerah dari PDIP di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, kemarin. Hasto mengungkapkan, salah satu tujuan utama pembentukan Sekolah Partai adalah kader-kader PDIP yang diusung di pilkada itu mampu menawarkan harapan kepada pemilih untuk kehidupan yang lebih baik.

Untuk itu, di hadapan ratusan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah dari PDIP, Hasto mengingatkan bahwa kekuasaan adalah cara untuk membebaskan rakyat kecil agar hidup sejahtera. ”Maka rakyat harus jadi dasar motivasi pemenangan Anda,” ujar Hasto.

Hasto menjelaskan, selama mengikuti sekolah itu, para peserta diajarkan untuk membumikan Pancasila ketika berkuasa agar prinsip itu hadir menjadi kebijakan yang hidup. Selain itu, diajarkan juga berbagai hal terkait aspek pemerintahan, aspek mengorganisasi rakyat, dan teknik berkomunikasi.

”Di sini peserta dididik untuk memiliki semangat juang, bukan yang hanya percaya pada kekuatan modal dan uang. Semua harus percaya bahwa rakyatlah hakim tertinggi. Kemenangan Jokowi sudah membuktikan soal itu,” kata Hasto. Dalam kesempatan tersebut, Hasto menegaskan DPP PDIP akan terus mendampingi kader-kadernya yang akan bertarung di pilkada.

Untuk memenangkan calon yang diusung, PDIP akan menerapkan pola gotong-royong yakni daerah yang tak ikut pilkada akan diinstruksikan membantu daerah sekitarnya yang ikut pilkada. ”Ini bukan unjuk kekuatan, namun perlu dan inilah prinsip gotong-royong.

Kemenangan akan diperoleh dengan gotongroyong,” ucapnya. Kepala Sekolah yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun mengungkapkan, lima butir Panca Prasetya yang ditandatangani semua calon harus diimplementasikan.

”Apabila saya tidak melaksanakan atau mengingkari Panca Prasetya, saya akan mengundurkan diri dari jabatan kepala atau wakil kepala daerah, serta siap menerima sanksi organisasi dari Dewan Pimpinan Pusat PDIP,” sebut dia. Komarudin Watubun menyatakan, Panca Prasetya merupakan bagian dari upaya mendisiplinkan kader.

DPPPDIP akan melakukan tindakan tegas terhadap para calon kepala daerah yang mengabaikan Sekolah Partai. ”Ada yang bilang, ini (Sekolah Partai) kegiatan DPP saja supaya ada pekerjaan. Jangan pernah mendiskreditkan sekolah ini,” katanya.

Rahmat sahid
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved