Respons Jokowi Soal Menteri Mbalelo Dinilai Sudah Tepat
Kamis, 02 Juli 2015 - 06:03 WIB
Respons Jokowi Soal Menteri Mbalelo Dinilai Sudah Tepat
A
A
A
JAKARTA - Desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mencopot menteri Kabinet Kerja yang mengecilkannya dari belakang terus bergulir. Namun, Jokowi tampaknya adem-adem saja menyikapi informasi yang diungkap Mendagri Tjahjo Kumolo itu.
Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi mengatakan, Jokowi sudah bersikap tepat dengan tidak merespons isu yang dilempar menteri asal PDIP itu.
"Respons Presiden Jokowi sudah benar untuk tidak meresponsnya. Hal tersebut harus dianggap sebagai bagian dari info untuk mengevaluasi kinerja menterinya," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Kamis (2/7/2015).
Dia menilai, informasi yang diungkap Menteri Tjahjo termasuk pada dinamika tentang reshuffle kabinet. Dengan memilih tidak merespons, lanjut dia, Jokowi ingin sepenuhnya berkonsentrasi atas kinerja kabinet dan pemerintahannya.
"Sebab respons yang kurang tepat dari presiden hanya akan membuat politik gaduh dan tidak menguntungkan bagi pemerintahannya," tandas Muradi.
Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengungkapkan ada menteri di Kabinet Kerja yang berani mengecilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di belakang.
Hal itu dibenarkan oleh Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tb Hasanuddin. Dia mengaku telah mengetahui pernyataan menteri Kabinet Kerja yang telah mengecilkan Presiden Jokowi dari belakang.
Tb Hasanuddin mengatakan, suara menteri tersebut diketahuinya saat mendengarkan sebuah rekaman. Meski demikian, dia menolak mengungkapkan nama menteri yang dimaksud.
PILIHAN:
Akbar Faisal Beberkan Transkrip Ucapan Menteri Kecilkan Jokowi
Tjahjo Klarifikasi Penyebutan Rini Menteri yang Kecilkan Jokowi
Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi mengatakan, Jokowi sudah bersikap tepat dengan tidak merespons isu yang dilempar menteri asal PDIP itu.
"Respons Presiden Jokowi sudah benar untuk tidak meresponsnya. Hal tersebut harus dianggap sebagai bagian dari info untuk mengevaluasi kinerja menterinya," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Kamis (2/7/2015).
Dia menilai, informasi yang diungkap Menteri Tjahjo termasuk pada dinamika tentang reshuffle kabinet. Dengan memilih tidak merespons, lanjut dia, Jokowi ingin sepenuhnya berkonsentrasi atas kinerja kabinet dan pemerintahannya.
"Sebab respons yang kurang tepat dari presiden hanya akan membuat politik gaduh dan tidak menguntungkan bagi pemerintahannya," tandas Muradi.
Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengungkapkan ada menteri di Kabinet Kerja yang berani mengecilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di belakang.
Hal itu dibenarkan oleh Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tb Hasanuddin. Dia mengaku telah mengetahui pernyataan menteri Kabinet Kerja yang telah mengecilkan Presiden Jokowi dari belakang.
Tb Hasanuddin mengatakan, suara menteri tersebut diketahuinya saat mendengarkan sebuah rekaman. Meski demikian, dia menolak mengungkapkan nama menteri yang dimaksud.
PILIHAN:
Akbar Faisal Beberkan Transkrip Ucapan Menteri Kecilkan Jokowi
Tjahjo Klarifikasi Penyebutan Rini Menteri yang Kecilkan Jokowi
(kri)