Polisi Dalami Dugaan Sabotase

Senin, 29 Juni 2015 - 11:03 WIB
Polisi Dalami Dugaan...
Polisi Dalami Dugaan Sabotase
A A A
JAKARTA - Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) di Jalan TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, terbakar pada Sabtu (27/6), sekitar pukul 20.30 WIB.

Akibatnya, satu blok kantor ini yang terdiri dari empat ruangan ludes terbakar. Salah satu ruangan yang terbakar merupakan tempat menyimpan dokumen kasus kematian Engeline, 8, di Bali. Sekretaris Jenderal Komnas PA Samsul Ridwan menuturkan, meski dokumen kasus Engeline sebagian terbakar, pihaknya tetap berusaha mengawal kasus ini.

Kerja personel Komnas PA juga tidak akan terhambat karena kebakaran ini. Pihaknya akan mengumpulkan kembali dokumen dalam bentuk digital. ”Yang pasti kita tetap jalan untuk menangani kasus, kita harap dukungan dari semua pihak. Ini tidak memengaruhi dan menghambat kami dalam perlindungan anak di daerah,” katanya kemarin.

Dia tidak tahu persis awal kejadian kebakaran ini. Samsul pun berharap polisi segera bisa mengungkap penyebab kasus kebakaran ini. ”Kami belum mau berandai-andai. Kita tunggu penyidikan polisi,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal menegaskan, kasus tersebut masih ditangani Polres Jakarta Timur. Polda Metro Jaya hanya membantu penyelidikan. ”Puslabfor dari Mabes Polri juga sudah turun ke sana untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya. Pihaknya juga tidak mau berspekulasi apakah ada unsur sabotase dalam kasus ini. ”Semuanya masih dalam penyelidikan, jadi jangan ada asumsi macam-macam terlebih dahulu,” tukasnya.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Umar Faroq menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran, termasuk mendalami dugaan adanya sabotase. Terlebih salah satu ruangan yang hangus terbakar ialah tempat penyimpanan data kasus yang dikawal Komnas PA. ”Tapi, kami belum bisa simpulkan karena masih dalam penyelidikan,” tandasnya.

Merujuk pada keterangan saksi, kebakaran dipicu petasan yang dilempar ke kantor Komnas PA. ”Dari keterangan saksi memang demikian, tapi sekali lagi kami belum bisa simpulkan,” terangnya.

Helmi syarif/ sindonews
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved