Kekhawatiran Pemerintah Soal Dana Aspirasi DPR

Jum'at, 26 Juni 2015 - 15:38 WIB
Kekhawatiran Pemerintah...
Kekhawatiran Pemerintah Soal Dana Aspirasi DPR
A A A
JAKARTA - Sinyal penolakan pemerintah atas usul dana program pembangunan daerah pemilihan (UP2DP) atau dana aspirasi anggota DPR menguat, karena beberapa hal.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan, usul dana aspirasi berhak diusulkan anggota DPR, namun dana aspirasi daerah pemilihan (dapil) tersebut lebih tepat jika diserahkan kepada kepala daerah, yakni Gubernur atau Bupati/Wali kota.

"Sehingga masuk perencanaan melalui musrembang. Nah DPR tugasnya mengawasi jangan sampai anggaran di dapil saya (anggota DPR) ini hilang," kata Tjahjo usai berkunjung ke Kantor Redaksi SINDO, Jakarta, kemarin.

Menurut Tjahjo, pemerintah khawatir dana aspirasi akan terjadi tumpah tindih program, munculnya program baru di daerah, dan menimbulkan ketidakpastian hukum.

"Apalagi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) akan mengontrol, karena ini masuk area yang rawan korupsi, yang berkaitan dengan perencanaan anggaran," ucapnya.

Menteri asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menjelaskan, usulan dana aspirasi akan ditentukan berdasarkan tingkat kecukupan anggaran 2016. Lagi pula, pemerintah belum menyatakan pendapatnya soal dana aspirasi tersebut.

"Karena kita masih fokus untuk maksimalkan anggaran infrastruktur, ke depan (ada) anggaran kesehatan, anggaran perbatasan dan sebagainya," pungkasnya.

Pilihan:

Jokowi: Tangkap dan Tindak Tegas Pengedar Narkoba
(maf)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved