PKB Dukung Dana Aspirasi, Bukti Koalisi Bersifat Pragmatis
Jum'at, 26 Juni 2015 - 09:04 WIB
PKB Dukung Dana Aspirasi, Bukti Koalisi Bersifat Pragmatis
A
A
A
JAKARTA - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai koalisi partai politik di parlemen bisa sangat solid sekaligus hancur karena uang atau kekuasaan.
Peneliti Senior Formappi Lucius Karus mengatakan, hal itu seperti tampak pada perbedaan sikap antara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari fraksi-fraksi partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) terkait pengajuan dana aspirasi.
Dalam rapat paripurna DPR yang mengesahkan Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) Selasa 23 Juni lalu, tiga fraksi KIH yakni Fraksi Hanura, Fraksi Nasdem dan Fraksi PDIP kompak menolak usulan dana aspirasi. Sementara itu, PKB menyetujuinya.
"Koalisi di parlemen bisa sangat solid sekaligus hancur karena uang atau dana. Itu alasannya saya mengatakan sifat koalisi sangat pragmatis," kata Lucius saat dihubungi Sindonews, Jumat (26/6/2015).
Pasalnya, bangunan koalisi dibangun di atas fondasi pragmatisme. Sementara, sikap politik fraksi di parlemen dinilainya tidak selalu dijamin konsisten. Ada urusan dapur masing-masing partai yang bisa memecah koordinasi koalisi.
Namun demikian, Lucius meyakini, sikap PKB ini tidak serta merta sebagai signal perpecahan koalisi. Menurutnya, manuver PKB ini hanya soal kebutuhan dan kepentingan sesaat.
"Setelahnya PKB akan kembali ke koalisi demi menjaga kepentingannya di pemerintahan agar tak hilang begitu saja," pungkas Lucius.
PILIHAN:
Misbakhun Tegaskan Dana Aspirasi Sesuai Amanat UU
Bappenas Sebut Dana Aspirasi Tak Sesuai UU
Peneliti Senior Formappi Lucius Karus mengatakan, hal itu seperti tampak pada perbedaan sikap antara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari fraksi-fraksi partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) terkait pengajuan dana aspirasi.
Dalam rapat paripurna DPR yang mengesahkan Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) Selasa 23 Juni lalu, tiga fraksi KIH yakni Fraksi Hanura, Fraksi Nasdem dan Fraksi PDIP kompak menolak usulan dana aspirasi. Sementara itu, PKB menyetujuinya.
"Koalisi di parlemen bisa sangat solid sekaligus hancur karena uang atau dana. Itu alasannya saya mengatakan sifat koalisi sangat pragmatis," kata Lucius saat dihubungi Sindonews, Jumat (26/6/2015).
Pasalnya, bangunan koalisi dibangun di atas fondasi pragmatisme. Sementara, sikap politik fraksi di parlemen dinilainya tidak selalu dijamin konsisten. Ada urusan dapur masing-masing partai yang bisa memecah koordinasi koalisi.
Namun demikian, Lucius meyakini, sikap PKB ini tidak serta merta sebagai signal perpecahan koalisi. Menurutnya, manuver PKB ini hanya soal kebutuhan dan kepentingan sesaat.
"Setelahnya PKB akan kembali ke koalisi demi menjaga kepentingannya di pemerintahan agar tak hilang begitu saja," pungkas Lucius.
PILIHAN:
Misbakhun Tegaskan Dana Aspirasi Sesuai Amanat UU
Bappenas Sebut Dana Aspirasi Tak Sesuai UU
(kri)