WNI Dipenggal ISIS, Risiko Pribadi Jadi Pengikut

Kamis, 25 Juni 2015 - 16:46 WIB
WNI Dipenggal ISIS,...
WNI Dipenggal ISIS, Risiko Pribadi Jadi Pengikut
A A A
JAKARTA - Persoalan yang terjadi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sebenarnya bukan konflik agama, tapi ada campur aduk politik. Persoalan ini yang membuat adanya pemahaman berbeda antara perang yang dilakukan ISIS dengan perang di bulan Ramadan.

Pengamat intelijen sekaligus Staf Ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Wawan H Purwanto menyarankan para Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergiur bujuk rayu ISIS untuk pergi ke Suriah agar menimbang kembali langkah tersebut.

Menurutnya, mereka harus menggunakan akal sehat dan melakukan koreksi diri apakah layak berada di medan perang tersebut. "Di sana kondisinya sangat berbeda dengan Indonesia dan medan serta cuacanya sangat berat. Kita harus punya ilmu mumpuni bila nekat bergabung dengan ISIS. Kalau tidak, saya yakin kita (WNI) hanya akan jadi korban saja," ujar Wawan, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Maka itu dia berpendapat, adanya seorang WNI yang identitasnya tidak jelas dipenggal kelompok militan ISIS akibat menularkan virus HIV di kalangan pengikut ISIS merupakan risiko pribadi.
Alasannya, korban berada di medan perang di negara lain dan korban telah menjadi pengikut ISIS.

"Kenapa mereka mau masuk medan pertempuran, apalagi bukan perang di negara kita. Dalam Undang-Undang (UU) Kewarganegaraan, disebutkan ada kewajiban WNI yang harus dijunjung tinggi, terutama larangan bergabung dengan milisi negara luar," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved