Polri dan Kejaksaan Unjuk Gigi, Mereka Lebih Bertaring dari KPK
Selasa, 09 Juni 2015 - 06:06 WIB
Polri dan Kejaksaan Unjuk Gigi, Mereka Lebih Bertaring dari KPK
A
A
A
JAKARTA - Kinerja Polri dan Kejaksaan belakangan ini dalam mengusut kasus dugaan korupsi mendapat apresiasi. Pasalnya, beberapa kasus korupsi yang sedang diusut dua lembaga penegak hukum itu berskala besar.
Yakni, kasus dugaan korupsi penjualan kondensat yang diduga melibatkan PT TPPI, SKK Migas, dan Kementerian ESDM. Serta kasus dugaan korupsi proyek pengadaan dan pembangunan Gardu Induk di Unit Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa Bali dan Nusa Tenggara PT PLN Persero tahun anggaran 2011-2013 yang menyeret mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan.
"Saya rasa dalam konteks pengembangan kasus, akhir-akhir ini baik Kejaksaan maupun Kepolisian patut diacungi jempol," kata politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada Sindonews, Senin (8/6/2015).
Diakui Ruhut, kinerja Polri dan Kejaksaan dalam pemberantasan korupsi belakangan ini lebih menonjol dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kondisi internal KPK yang tengah melemah, Polri dan Kejaksaan justru menunjukkan taringnya.
"Bahkan mereka lebih menonjol daripada KPK. KPK tengah sibuk menyelesaikan masalah-masalah pribadinya, sedangkan Kepolisian dan Kejaksaan berusaha menjemput bola," kata Ruhut.(ico)
PILIHAN:
Dahlan Iskan Tersangka Korupsi Proyek Gardu Listrik
Dugaan TPPU Dahlan Iskan, Kejati Gandeng PPATK
Sri Mulyani Diperiksa Terkait Surat Pembayaran Penjualan Kondensat
Yakni, kasus dugaan korupsi penjualan kondensat yang diduga melibatkan PT TPPI, SKK Migas, dan Kementerian ESDM. Serta kasus dugaan korupsi proyek pengadaan dan pembangunan Gardu Induk di Unit Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa Bali dan Nusa Tenggara PT PLN Persero tahun anggaran 2011-2013 yang menyeret mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan.
"Saya rasa dalam konteks pengembangan kasus, akhir-akhir ini baik Kejaksaan maupun Kepolisian patut diacungi jempol," kata politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada Sindonews, Senin (8/6/2015).
Diakui Ruhut, kinerja Polri dan Kejaksaan dalam pemberantasan korupsi belakangan ini lebih menonjol dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kondisi internal KPK yang tengah melemah, Polri dan Kejaksaan justru menunjukkan taringnya.
"Bahkan mereka lebih menonjol daripada KPK. KPK tengah sibuk menyelesaikan masalah-masalah pribadinya, sedangkan Kepolisian dan Kejaksaan berusaha menjemput bola," kata Ruhut.(ico)
PILIHAN:
Dahlan Iskan Tersangka Korupsi Proyek Gardu Listrik
Dugaan TPPU Dahlan Iskan, Kejati Gandeng PPATK
Sri Mulyani Diperiksa Terkait Surat Pembayaran Penjualan Kondensat
(hyk)