Kapal Terbalik, Ratusan Hilang

Rabu, 03 Juni 2015 - 12:28 WIB
Kapal Terbalik, Ratusan...
Kapal Terbalik, Ratusan Hilang
A A A
JIANLI - Lima orang dipastikan tewas dan ratusan lainnya masih hilang setelah kapal pesiar Dongfangzhixing yang mengangkut 458 orang, terbalik di Sungai Yangtze, Jianli, Provinsi Hubei, China, Senin (1/6) malam.

Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) China hingga kemarin baru berhasil menyelamatkan 18 orang. Para korban selamat langsung dibawa ke rumah sakit. Upaya evakuasi sempat dihadang hujan dan angin. Dongfangzhixing terbalik pukul 21.30 Senin (1/6) waktu setempat. Saat itu kapal tidak sempat mengirimkan sinyal gawat darurat karena kejadian berlangsung tidak terduga dan sangat cepat.

Bantuan datang setelah tujuh penumpang yang terpental berenang ke daratan dan memanggil polisi. Tim SAR mencoba memotong lambung kapal setelah sebelumnya berhasil menyelamatkan dua orang yang terperangkap. Seorang korban selamat, Zhang Hui, mengaku mampu bertahan hidup di atas air selama 10 jam, sekalipun tidak bisa berenang. Dia berpegangan pada puing-puing yang ada di Sungai Yangtze.

”Saya yakinkan diri saya untuk bertahan di puing itu,” kata Zhang, dilansir Xinhua . Tiga jenazah ditemukan di wilayah Yueyang, 50 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP). China belum pernah mengalami peristiwa kapal tenggelam dengan skala sebesar ini dalam 70 tahun terakhir. Kapten dan kepala bagian mesin Dongfangzhixing yang masuk dalam daftar korban selamat diamankan polisi untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan.

Menurut kru senior itu, Dongfangzhixing tenggelam setelah diterjang angin tornado. Namun, Departemen Tanggap Darurat Bencana China belum bisa mengonfirmasi penyebab pasti tenggelamnya kapal. ”Yang pasti, di tempat kejadian cuacanya memang sangat buruk,” ujar Zhang Zuqiang, direktur Departemen Tanggap Darurat Mitigasi Bencana dan Pelayanan Publik dari Lembaga Administrasi Meteorologi China, dikutip China Daily.

”Kami mengirimkan tim ahli ke Provinsi Hubei untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” sambungnya. Beberapa korban selamat mengatakan, proses tenggelamnya kapal Dongfangzhixing berlangsung hanya dalam hitungan menit ketika sebagian besar penumpang sedang tidur. Dari 458 penumpang, 406 di antaranya merupakan turis lokal, lima pegawai agen wisata, dan 47 kru kapal.

Para turis kebanyakan berusia 50-80 tahun. Dongfangzhixing berlayar dari sebelah timur Nanjing menuju Chongqing yang berjarak sekitar 1.500 kilometer. Kapal tenggelam di wilayah perairan Damazhou, Sungai Yangtze. Meski terbalik, Dongfangzhixing tetap mengapung di atas air yang kedalamannya mencapai 15 meter tersebut.

Dongfangzhixing memiliki berat 2.200 ton dan panjang 76 meter. Kapal itu mampu mengangkut hingga 534 orang. Berdasarkan laporan CCTV , Dongfangzhixing dimiliki Chongqing Eastern Shipping Corporation yang sudah biasa menjalankan bisnis pariwisata air di Sungai Yangtze, terutama di Sungai Three Groges. Perdana Menteri (PM) China Li Keqiang langsung datang ke TKP untuk memantau proses evakuasi. Dia ikut ke dalam kapal penyelamat yang mendekati Dongfangzhixing.

Dalam perjalanan menuju Jianli menggunakan pesawat, Li sebelumnya menggelar diskusi mengenai langkah-langkah penyelamatan dan penanganan insiden tersebut. Selain menerjunkan tim SAR, termasuk penyelam, Li juga mendesak pembangunan fasilitas gawat darurat di dekat TKP.

”Semua upaya harus kami lakukan untuk menyelamatkan korban. Selain proses evakuasi, saya juga meminta dokter dan para ahli medis untuk datang ke TKP secepatnya,” tandas Li. Li menambahkan, pemerintah lokal juga perlu menyediakan semua keperluan yang dibutuhkan. ”Begitu pun dengan Kementerian Keuangan. Mereka perlu mengalokasikan dana khusus untuk musibah ini. Saya juga mendesak otoritas terkait menyelidiki penyebab insiden ini,” pungkasnya.

Muh shamil
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Nonton Prambanan Jazz...
Nonton Prambanan Jazz Festival Makin Seru, Nikmati Promo dan Kemudahan Transaksi dari BRI!
Kemenhaj Siapkan Manasik...
Kemenhaj Siapkan Manasik Kesehatan untuk Jemaah Haji 2027
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved