Penyidikan Kasus Jalan di Tempat

Rabu, 03 Juni 2015 - 12:25 WIB
Penyidikan Kasus Jalan...
Penyidikan Kasus Jalan di Tempat
A A A
JAKARTA - Kasus dugaan penelantaran anak yang dilakukan pasangan suami-istri (pasutri) Utomo Perbowo dan Nurindria Sari berhenti sementara. Hingga kini penyidik belum menetapkan pasutri tersebut sebagai tersangka dalam kasus dugaan penelantaran anak.

”Kami masih tunggu hasil psikologinya. Sekarang kasusnya ditangani Ditnarkoba karena merekasudahjaditersangkapada kasus itu (narkoba),” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kemarin. Utomo dan Nurindria ditetapkan tersangka dalam kasus kepemilikan narkoba setelah polisi menemukan satu paket sabu di rumah mereka yang berada di Perumahan Citra Grand Cibubur, Bekasi.

Saat penyidik melakukan penggeledahan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah mengevakuasi lima anak dari Utomo dan Nurindria ke safe house di Jakarta Timur. Untuk kasus kepemilikan narkoba, penyidik Ditnarkoba Polda Metro Jaya memiliki sedikitnya tiga dari lima alat bukti yang diperlukan untuk menyusun pemberkasan perkara narkoba terhadap Utomo dan Nurindria.

Berkas itu segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. ”Tiga alat bukti tersebut yakni keterangan kedua tersangka yang mengaku mengonsumsi dan memiliki narkoba jenis sabu di rumahnya, barang bukti sabu, serta keterangan saksi,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto. Di bagian lain, pemberkasan kasus pembunuhan Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby dengan tersangka M Prio Santoso hampir rampung.

Penyidik Polda Metro Jaya telah menyerahkanberkaskeKejatiDKIJakarta. Kanit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Buddy Towoliu berharap jaksa penuntut umum (JPU) segera menyatakan berkas tersebut lengkap atau P-21. ”Bila belum lengkap, nanti akan dikembalikan ke polisi untuk dilengkapi atau P-19,” ujarnya.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Chandra mengungkapkan, berkas tersebut masih dipelajari pihak kejati. ”Kasus itu sejak awal ditangani kejati,” ucapnya. Untuk proses persidangan tetap digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Helmi syarif
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Pengalihan Kasus Febrie...
Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, YLBHI Desak KPK Ambil Alih Penyidikan
Kemenhut: 107.465 Hektare...
Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved