Bangga Ikut Promosikan Pariwisata Malang

Minggu, 31 Mei 2015 - 10:59 WIB
Bangga Ikut Promosikan...
Bangga Ikut Promosikan Pariwisata Malang
A A A
Pagi itu Khusnul Huda, 31, tampak sibuk menggosok-gosok lap warna oranye ke kaca bagian dalam Bus Macyto, tepat di depan kemudi.

”Biar tetap bersih. Malu kalau busnya kotor,” ujar pria asli Kota Malang yang akrab disapa Huda tersebut. Sudah empat bulan ini dia menjadi salah satu pengemudi Bus Macyto. Selain Huda, ada tiga teman lainnya yang juga menjadi pengemudi Macyto. Mereka adalah Wisnu Fajar, 32; Adi Wahyu Susanto, 26; dan Hadi Susanto, 23. Karena Macyto hanya terdiri atas dua armada, jam kerja mereka sebagai pengemudi bergiliran.

Kepada KORAN SINDO, Huda mengaku bergabung dengan tim Macyto setelah lolos seleksi. ”Ada 36 pendaftar waktu itu. Semuanya mengikuti tes mengemudi bus tingkat. Saya sangat bersyukur karena masuk empat besar yang lolos,” tuturnya. Saat mengikuti seleksi, yang ada di benaknya hanyalah mendapatkan pekerjaan baru untuk menafkahi keluarga. Huda sempat kaget ketika mengetahui bahwa bus tingkat yang dikendarainya adalah bus wisata kota.

Namun setelah empat bulan terakhir mengabdi sebagai operator utama armada Macyto, Huda merasakan kebanggaan tersendiri. ”Saya merasa jadi bagian dari tim besar promosi wisata Kota Malang. Karena itu kami semua berkomitmen menjalankan tugas penuh tanggungjawab. Tidak hanya itu, kami mesti benar-benar menjaga sikap dan ramah karena citra pariwisata Malang juga ada di tangan kami,” ungkapnya.

Kebanggaannya bertambah karena saat ini popularitas Macyto semakin tinggi. Banyak orang dari luar kota bahkan turis mancanegara yang sengaja datang ke Malang untuk menikmati sensasi keliling kota bersama Macyto. Pengemudi lain Macyto, Wisnu Fajar, mengaku merasakan kebersamaan yang mendalam bersama tim pengemudi. Dengan begitu, segala kesulitan yang dihadapi di lapangan dapat diselesaikan bersama-sama.

”Kami selalu berdiskusi dan berbagi agar dapat menjaga kualitas pelayanan. Bertugas di bidang pariwisata itu gampang-gampang susah. Yang harus dijaga benar adalah citra Kota Malang yang baik,” katanya. Wisnu mengungkapkan, selain menjadi pengemudi, dia dan temantemannya juga bertugas membersihkan dan merawat bus Macyto.

Bus yang garasinya berlokasi di Taman Rekreasi Kota (Tarekot) Kota Malang tersebut, kata Wisnu, sudah seperti rumah sendiri. Setiap pukul 07.00 WIB dia dan ketiga temannya sudah tiba di Tarekot Kota Malang yang terletak di belakang Balai Kota Malang untuk bersama-sama membersihkan bus.

”Kami mencuci bus dari bagian luar hingga dalam. Membersihkan seluruh ruangannya. Setelah itu, pukul 09.00 WIB, bus harus sudah siap di depan Balai Kota Malang untuk melayani wisatawan,” ungkap Wisnu

yuswantoro
(ars)
Berita Terkait
Jabatan Apa pun yang...
Jabatan Apa pun yang Diemban, Milenial Harus Punya Integritas
Puasa di Tengah Pandemi...
Puasa di Tengah Pandemi Covid-19, Jaga Gizi Seimbang dan Berpikir Positif
iPhone Bakal Dibekali...
iPhone Bakal Dibekali Kamera Periskop di 2020
Menghadapi Ujian pada...
Menghadapi Ujian pada Hari Kemenangan
New Normal, Kebutuhan...
New Normal, Kebutuhan Alat Olah Raga Baru Meningkat
Bertahan di Tengah Pandemi,...
Bertahan di Tengah Pandemi, Pengusaha Dituntut Kreatif untuk Survive
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Gempa Dahsyat Tibet,...
Gempa Dahsyat Tibet, 3 Negara Tetangga Ikut Terguncang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved