Usulan Revisi UU Pilkada Sarat Muatan Politis

Senin, 25 Mei 2015 - 10:28 WIB
Usulan Revisi UU Pilkada...
Usulan Revisi UU Pilkada Sarat Muatan Politis
A A A
JAKARTA - DPR diminta untuk menolak usulan revisi Undang-undang (UU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Usulan tersebut dijadwalkan akan diserahkan atas inisiatif anggota Komisi II DPR kepada Badan Legislatif (Baleg), siang ini.

Pengamat politik Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengatakan, usulan revisi UU Pilkada sangat politis. Pasalnya, usulan tersebut disinyalir hanya kepentingan sejumlah partai yang ngotot mengikuti Pilkada 2015.

"Keinginan revisi ini muncul dari partai yang ingin kepentingan mereka dilindungi yakni Partai Golkar dan PPP. Pengajuan ini sangat politis dan akan tetap seperti ini hingga akhir tahun mendatang," kata Lucius kepada Sindonews, Senin (25/5/2015).

Karena itu, Lucius meminta agar DPR menolak usulan revisi UU yang mengatur soal pelaksanaan pilkada tersebut.

Alasannya, proses merevisi suatu UU akan memakan waktu lama. Sehingga, kata Lucius, dikhawatirkan target penyelesaian UU dalam Prolegnas 2015 akan tertunda.

"(Jika usulan revisi UU Pilkada diterima) DPR telah mengingkari janjinya untuk segera menyelesaikan Prolegnas, dan tidak menganggap penting Prolegnas. Ini hanya penting buat mereka (segelintir partai), bukan penting bagi rakyat," ucapnya.
(maf)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Hasil Quick Count Pilkada...
Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024, Siapa Pemenangnya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved