Jaga Kepercayaan Publik, Jokowi Harus Reshuffle Kabinet
Selasa, 19 Mei 2015 - 13:16 WIB
Jaga Kepercayaan Publik, Jokowi Harus Reshuffle Kabinet
A
A
A
JAKARTA - Waktu enam bulan berjalannya pemerintahan sudah cukup bagi Presiden Joko Widodo untuk melakukan perombakan (reshuffle) menteri Kabinet Kerja.
"Waktu enam bulan sudah cukup bagi presiden mengukur kinerja menteri. Presiden sudah memiliki rapor para menteri. Kalau Jokowi mau mendapat kepercayaan publik, saya kira reshuffle kabinet kuncinya," ujar Peneliti Senior Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo dalam diskusi bertajuk 'Nasib Jokowi di Bulan Mei' di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2015).
Karyono menuturkan, dirinya melihat indikasi menurunnya kepuasan pulik terhadap Jokowi di bulan Mei ini. Menurutnya, mayoritas masyarakat setuju jika Presiden Jokowi segera melakukan reshuffle kabinet.
"Terutama kementerian di bidang ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Masyarakat merasakan tingginya harga bahan pokok. Sehingga reshuffle menjadi keniscayaan bagi presiden," tandas Karyono.
Meski demikian, Karyono juga mengimbau Jokowi agar melakukan perombakan kabinet dengan kehati-hatian. Karena, kata dia, perombakan kabinet berkaitan langsung dengan irisan elite politik.
"Waktu enam bulan sudah cukup bagi presiden mengukur kinerja menteri. Presiden sudah memiliki rapor para menteri. Kalau Jokowi mau mendapat kepercayaan publik, saya kira reshuffle kabinet kuncinya," ujar Peneliti Senior Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo dalam diskusi bertajuk 'Nasib Jokowi di Bulan Mei' di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2015).
Karyono menuturkan, dirinya melihat indikasi menurunnya kepuasan pulik terhadap Jokowi di bulan Mei ini. Menurutnya, mayoritas masyarakat setuju jika Presiden Jokowi segera melakukan reshuffle kabinet.
"Terutama kementerian di bidang ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Masyarakat merasakan tingginya harga bahan pokok. Sehingga reshuffle menjadi keniscayaan bagi presiden," tandas Karyono.
Meski demikian, Karyono juga mengimbau Jokowi agar melakukan perombakan kabinet dengan kehati-hatian. Karena, kata dia, perombakan kabinet berkaitan langsung dengan irisan elite politik.
(kri)