DPR-Jokowi Konsultasi Bahas Pilkada

Senin, 18 Mei 2015 - 14:29 WIB
DPR-Jokowi Konsultasi...
DPR-Jokowi Konsultasi Bahas Pilkada
A A A
JAKARTA - Pemimpin DPR akan menggelar rapat konsultasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejumlah agenda penting dibahas dalam pertemuan tersebut, salah satunya tentang rencana revisi Undang-undang tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, salah satu urgensi usulan revisi UU Pilkada adalah karena ada kekosongan payung hukum untuk mengatur pelaksanaan pilkada, khususnya bagi partai politik yang mengalami konflik kepengurusan.

"Dalam UU Pilkada itu belum diatur apabila ada partai politik yang bersengketa. Pihak mana di antara yang berkonflik, yang berhak mengikuti pilkada, itu belum diatur," tutur Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2015).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menanggapi sikap sejumlah partai pendukung pemerintah yang menolak usulan revisi UU Pilkada.

Menurut Fadli, usulan merevisi UU Pilkada bukan datang dari pemimpin DPR. Melainkan usulan datang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pilkada serentak tahun 2015.

"Ketika kita melakukan rapat konsultasi, itu usulan datangnya dari KPU dan tidak ada sanggahan dari fraksi-fraksi ya g ada. Dan itu fakta tertulis yang terjadi di dalam rapat konsultasi," kata Fadli.

Fadli pun menambahkan, pihaknya juga ingin menunggu putusan Pengadikan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) terkait pengesahan pengurus Partai Golkar yang digugat kubu Aburizal Bakrie (Ical).

"Kita lihat nanti. Revisi adalah salah satu opsi. Kalau misalnya inkracht ya selesai di pengadilan. Kalau karena putusan ini mereka (Golkar) islah ya islah yang ditempuh. Kalau memang ini konflik terjadi pada sejumlah partai kan memang belum ada payung hukum yang mengatur," kata Fadli.
(dam)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR dan Pemerintah Didesak...
DPR dan Pemerintah Didesak Segera Perjelas Pelaksanaan Pilkada DKI, Jabar dan Jateng
Berita Terkini
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Wamentan Sudaryono Dikabarkan...
Wamentan Sudaryono Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved