PPP Romi Tolak Revisi UU Pilkada dan UU Parpol

Minggu, 17 Mei 2015 - 16:39 WIB
PPP Romi Tolak Revisi...
PPP Romi Tolak Revisi UU Pilkada dan UU Parpol
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu M Romahurmuziy (Romi) menolak revisi Undang-undang (UU) Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada dan UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik (Parpol).

Wacana revisi UU Pilkada dan Parpol itu dinilai lebih didasari atas kepentingan politik untuk mengakomodasi kelompok tertentu, bukan untuk kepentingan bangsa.

"Untuk melakukan revisi UU Pilkada dan UU Parpol saat ini tidaklah tepat, terlebih UU Pilkada belum sama sekali dilaksanakan tapi mau direvisi yang keempat kalinya," ujar Ketua DPP PPP kubu Romi, Rusli Effendi saat konferensi pers di kantornya, Jalan Tebet Barat IX, Nomor 17, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (17/5/2015).

Wacana revisi dua undang-undang itu juga dianggapnya lebih menonjolkan syahwat dan hasrat kekuasaan sehingga mengabaikan kepentingan yang lebih besar.

Dia menambahkan, seharusnya anggota DPR pada masa reses menyerap aspirasi di daerah pemilihan. Namun, kata dia, sebagian anggota DPR justru menggalang kekuatan melakukan rapat tingkat pemimpin DPR maupun Badan Legislasi (Baleg) untuk merencanakan revisi UU Pilkada dan UU Parpol.

"Rencana revisi UU Pilkada yang diusulkan sebagai respons terbitnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang pencalonan kepala daerah, hanyalah sebagai bentuk kepanikan politik karena khawatir tidak bisa ikut pilkada," tutur dia.

Oleh karena itu, Rusli menginstruksikan anggota Komisi II DPR dari Fraksi PPP untuk menolak wacana tersebut. "DPR seharusnya fokus membahas RUU yang masuk Prolegnas (Program Legislasi Nasional) 2015," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Muktamar PPP Tetap Digelar...
Muktamar PPP Tetap Digelar Setelah Pilkada 2020
Konsolidasi Jelang Pilkada...
Konsolidasi Jelang Pilkada 2024, Mardiono Hadir di Pesisir Barat
Haji Lulung Dinilai...
Haji Lulung Dinilai Layak Maju Pilkada DKI Jakarta
Haji Lulung Belum Kepikiran...
Haji Lulung Belum Kepikiran Maju Pilkada DKI Jakarta
Tanggapi Dewan Majelis,...
Tanggapi Dewan Majelis, Mardiono Tegaskan PPP Fokus Pilkada, Muktamar Tetap 2025
Mardiono PPP Serahkan...
Mardiono PPP Serahkan Rekomendasi ke Cakada Banyuwangi, Tanjungpinang, dan Kepulauan Meranti
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved