Kepala Daerah Tak Ingin Jokowi Reshuffle Kabinet
Rabu, 13 Mei 2015 - 17:42 WIB
Kepala Daerah Tak Ingin Jokowi Reshuffle Kabinet
A
A
A
JAKARTA - Wacana reshuffle kabinet yang mencuat belakangan ini ternyata tidak ditanggapi positif kepala daerah. Reshuffle kabinet seyogyanya dilakukan setelah pemerintah berjalan selama satu tahun.
berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak melakukan perombakan kabinet atau reshuffle sebelum satu tahun jalannya pemerintahan.
"Bukan tidak hormati atau hargai posisi bapak sebagai presiden, kami harap untuk tidak reshuffle sebelum satu tahun," kata Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Isran Noor kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Indonesia Investment Week di Hall D1 JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/5/2015).
Isran mengatakan, permintaan ini bukan untuk mencampuri wewenang Jokowi sebagai Presiden RI. Namun Bupati Kutai Timur ini tidak menjelaskan secara terperinci penolakan wacana reshuffle. "Suatu hal yang tidak realistis kalau reshuffle 6 bulan," tegasnya.
Isran mengaku sudah menggelar pertemuan dengan para kepala daerah terkait wacana reshuffle ini. Dia dan Apkasi akan mendukung penuh kebijakan Presiden Jokowi.
Seperti diketahui, isu reshuffle sudah berhembus sejak pekan terahir. Sejumlah menteri dikabarkan akan dicopot oleh Presiden Jokowi. Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah mengisyaratkan akan ada reshuffle untuk meningkatkan kinerja pemerintah.
berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak melakukan perombakan kabinet atau reshuffle sebelum satu tahun jalannya pemerintahan.
"Bukan tidak hormati atau hargai posisi bapak sebagai presiden, kami harap untuk tidak reshuffle sebelum satu tahun," kata Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Isran Noor kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Indonesia Investment Week di Hall D1 JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/5/2015).
Isran mengatakan, permintaan ini bukan untuk mencampuri wewenang Jokowi sebagai Presiden RI. Namun Bupati Kutai Timur ini tidak menjelaskan secara terperinci penolakan wacana reshuffle. "Suatu hal yang tidak realistis kalau reshuffle 6 bulan," tegasnya.
Isran mengaku sudah menggelar pertemuan dengan para kepala daerah terkait wacana reshuffle ini. Dia dan Apkasi akan mendukung penuh kebijakan Presiden Jokowi.
Seperti diketahui, isu reshuffle sudah berhembus sejak pekan terahir. Sejumlah menteri dikabarkan akan dicopot oleh Presiden Jokowi. Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah mengisyaratkan akan ada reshuffle untuk meningkatkan kinerja pemerintah.
(hyk)