Hukum

Kasus e-KTP, Ganjar Pranowo ngebet diperiksa KPK

Kamis,  12 September 2013  −  18:07 WIB
Kasus e-KTP, Ganjar Pranowo ngebet diperiksa KPK
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (Dok Sindotrijaya)

Sindonews.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampak tidak sabar ingin membuktikan tuduhan yang dialamat kepadanya terkait dugaan menerima uang dalam proyek pengadaan elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) yang menelan anggaran hingga mencapai Rp6 triliun.

Usai menjadi pembicara diskusi politik yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pria yang akrab dengan sapaan Ganjar itu bahkan menantang lembaga antikorupsi itu memeriksa dirinya jika memang ditemukan dugaan penerimaan uang.

"Kalau saya di Semarang ditanya Ganjar harus segera diperiksa, jangan segera, sekarang saja. Mumpung saya masih di sini (KPK) loh," ujar Ganjar, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/9/2013).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu bahkan terlihat ngebet ingin membuktikan tuduhan yang dinilai salah alamat tersebut.

"Makanya saya kalau memang ada waktu itu saya tanya siapa yang ngasih ya?" tanyanya.

Sebelumnya, nama Ganjar Pranowo disebut-sebut menerima sejumlah uang sebesar Rp500 juta dari proyek pembahasan anggaran e-KTP, saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

Ucapan itu disampaikan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Bahkan, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi turut diseret dalam nyanyian Nazaruddin.


(kri)

views: 1.329x

 

shadow