Jokowi Akui Kesulitan Dapat Izin Filipina untuk Bebaskan Sandera

Selasa, 26 April 2016 - 12:29 WIB
Jokowi Akui Kesulitan...
Jokowi Akui Kesulitan Dapat Izin Filipina untuk Bebaskan Sandera
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan operasi pembebasan warga negara Indonesia (WNI) yang ditawan kelompok Abu Sayyaf di Filipina dilakukan tanpa henti.

Menurut Jokowi, komunikasi terus dilakukan baik dengan Pemerintah Filipina maupun pihak penyandera. "Kita harapkan ini bisa seperti yang saya sampaikan, bisa segera diselesaikan dengan mereka," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Jokowi mengatakan, semua pihak termasuk pemerintah menginginkan para sandera segera bebas. Namun diakuinya upaya itu masih sulit dilakukan karena lokasi penyanderaan berada di negara lain.

Menurut dia, jika militer Indonesia ingin masuk ke sana harus mendapat izin pemerintah Filipina. Begitu juga dengan Pemerintah Filipina yang harus mendapat izin parlemen.

"Ini yang agak menyulitkan kita. Sehingga ada dua yang kita lakukan, (komunikasi) dengan Pemerintah Filipina dan dengan jaringan yang kita punya," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 10 WNI yang merupakan awak kapa Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12 disandera kelompok Abu Sayyaf sejak 26 Maret 2016. Penyandera meminta tebusan sebesar 50 juta peso atau Rp15 miliar.

Hingga saat ini, pemerintah terus melakukan komunikasi dengan Filipina dalam upaya membebaskan para sandera.
(dam)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Prabowo Terima Pulpen...
Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Dukung Dokter Tifa di...
Dukung Dokter Tifa di PN Jaktim, Roy Suryo Soroti Tersangka yang Dapat Restorative Justice
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Infografis
Pramono Izin Maju Pilkada...
Pramono Izin Maju Pilkada Jakarta, Jokowi Tertawa Terbahak-bahak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved