KPK Hentikan Laporan Dugaan Suap Ferdy Sambo ke LPSK
Kamis, 19 Januari 2023 - 11:50 WIB
loading...
Terdakwa Ferdy Sambo saat menjalani sidang lanjutan dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023). FOTO/MPI/FAISAL RAHMAN
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) menghentikan laporan dugaan upaya suap yang dilakukan Ferdy Sambo kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Langkah ini dilakukan karena tidak ada bukti pendukung atas laporan tersebut.
"Kami sudah kerjakan laporan itu ya, bahkan kami juga langsung melakukan klarifikasi kan terhadap LPSK, sudah kami sampaikan di bulan Agustus yang lalu, tetapi kemudian kan tidak menemukan terkait data-data informasi yang mendukung adanya dugaan tindak pidana," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2023).
Karena tidak menemukan data dan informasi pendukung, KPK menghentikan proses laporan upaya dugaan suap Ferdy Sambo ke LPSK. Sebab, untuk meningkatkan proses laporan ke tahap penyelidikan, KPK harus menemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi.
Baca juga: Breaking News, Ferdy Sambo Dituntut Penjara Seumur Hidup
"Yang pertama apakah itu ada tindak pidana atau tidak, kan begitu, baru kemudian berikutnya apakah itu korupsi atau bukan, sehingga dengan data yang minim itu kami simpulkan sejauh ini kemudian belum terpenuhi unsur-unsur itu, sehingga sudah selesai ya," katanya.
Ali menjelaskan, laporan dugaan suap Ferdy Sambo ke LPSK yang diterima KPK sangat minim data dan informasi. Terlebih, belum adanya bukti penerimaan ataupun pemberian suap dalam laporan tersebut. "Apalagi lagi hanya menyebut amplop, apa pun amplop isinya tidak tahu," kata Ali.
Untuk diketahui, Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan Keadilan (TAMPAK) melaporkan upaya penyuapan yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap petugas LPSK ke KPK. Berdasarkan informasi yang dikantongi TAMPAK, Sambo berupaya menyuap petugas LPSK lewat stafnya.
"Kami sudah kerjakan laporan itu ya, bahkan kami juga langsung melakukan klarifikasi kan terhadap LPSK, sudah kami sampaikan di bulan Agustus yang lalu, tetapi kemudian kan tidak menemukan terkait data-data informasi yang mendukung adanya dugaan tindak pidana," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2023).
Karena tidak menemukan data dan informasi pendukung, KPK menghentikan proses laporan upaya dugaan suap Ferdy Sambo ke LPSK. Sebab, untuk meningkatkan proses laporan ke tahap penyelidikan, KPK harus menemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi.
Baca juga: Breaking News, Ferdy Sambo Dituntut Penjara Seumur Hidup
"Yang pertama apakah itu ada tindak pidana atau tidak, kan begitu, baru kemudian berikutnya apakah itu korupsi atau bukan, sehingga dengan data yang minim itu kami simpulkan sejauh ini kemudian belum terpenuhi unsur-unsur itu, sehingga sudah selesai ya," katanya.
Ali menjelaskan, laporan dugaan suap Ferdy Sambo ke LPSK yang diterima KPK sangat minim data dan informasi. Terlebih, belum adanya bukti penerimaan ataupun pemberian suap dalam laporan tersebut. "Apalagi lagi hanya menyebut amplop, apa pun amplop isinya tidak tahu," kata Ali.
Untuk diketahui, Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan Keadilan (TAMPAK) melaporkan upaya penyuapan yang dilakukan Ferdy Sambo terhadap petugas LPSK ke KPK. Berdasarkan informasi yang dikantongi TAMPAK, Sambo berupaya menyuap petugas LPSK lewat stafnya.
Lihat Juga :