Kepala BP2MI Jengkel Masih Ada Pekerja Migran Kena Pungli
Selasa, 17 Januari 2023 - 16:21 WIB
loading...
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani dalam acara pelepasan PMI ke Korea Selatan, Jerman, dan Polandia di Hotel El Royal, Jakarta Utara, Senin (16/1/2023). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI ) Benny Rhamdani jengkel mendengar masih adanya pekerja migran Indonesia (PMI) yang terkena pungutan liar (pungli) oleh lembaga pelatihan kerja (LPK). Dia mengatakan, modus yang dilakukan LKP itu dengan meminta Rp10 juta hingga Rp20 juta kepada para PMI dengan dalih sebagai ucapan terima kasih.
Menurut Benny, Rp10 juta hingga Rp20 juta tidak kecil. "Kita bakal ambil tindakan tegas terhadap oknum LPK ini, kita dorong untuk dicabut izinnya. Kalau sampai ada tindak pidana penipuan dan lainnya, ya akan kita tindak juga," ujar Benny usai acara pelepasan PMI ke Korea Selatan, Jerman, dan Polandia di Hotel El Royal, Jakarta Utara, Senin (16/1/2023).
Dia makin jengkel lantaran para LKP itu membuat opini seakan-akan PMI yang lulus tes berkat peran penting lembaga pelatihan kerja itu. "Itu ada laporan dari PMI sendiri, ada oknum LPK merasa kalau PMI itu lulus tes seolah-olah karena peran dia. Kalau PMI itu dapat undangan untuk terbang, seolah-olah itu karena dia. Saya katakan itu bohong," tegas Benny.
Baca juga: Sesuai Perintah Jokowi, Benny Rhamdani Ungkap Sejumlah Lompatan di BP2MI
Menurut Benny, Rp10 juta hingga Rp20 juta tidak kecil. "Kita bakal ambil tindakan tegas terhadap oknum LPK ini, kita dorong untuk dicabut izinnya. Kalau sampai ada tindak pidana penipuan dan lainnya, ya akan kita tindak juga," ujar Benny usai acara pelepasan PMI ke Korea Selatan, Jerman, dan Polandia di Hotel El Royal, Jakarta Utara, Senin (16/1/2023).
Dia makin jengkel lantaran para LKP itu membuat opini seakan-akan PMI yang lulus tes berkat peran penting lembaga pelatihan kerja itu. "Itu ada laporan dari PMI sendiri, ada oknum LPK merasa kalau PMI itu lulus tes seolah-olah karena peran dia. Kalau PMI itu dapat undangan untuk terbang, seolah-olah itu karena dia. Saya katakan itu bohong," tegas Benny.
Baca juga: Sesuai Perintah Jokowi, Benny Rhamdani Ungkap Sejumlah Lompatan di BP2MI
Lihat Juga :